saya baru ngeh kalo selama ini mereka hanya sekedar
latihan debat. bukan cari kebenaran, solusi atau
semacamnya.
iz
|> -----Original Message-----
|> From: reijkman karrountel
[mailto:[EMAIL PROTECTED]]
|> Sent: Monday, August 21, 2000 9:08 AM
|> To: [EMAIL PROTECTED]
|> Subject: Re: [Kuli Tinta] PAKAIAN....
|>
|>
|>
|> On Sun, 20 Aug 2000 22:28:08 +0700,
[EMAIL PROTECTED] wrote:
|>
|> >
|> > ----- Original Message -----
|> > From: Abdullah Hasan <[EMAIL PROTECTED]>
|> >
|> > Orang Irian tidak perlu menutup tetek. Tapi
kalau jalan-jalan di
|> > New-York dengan gondal-gandul begitu kok di
tangkap polisi?
|> >
|> > Salam
|> > Abdullah Hasan.
|> > ==============
|> >
|> > Wah... kalau argumentasinya itu maka sama dengan
menggali lubang
|> > sendiri Pak...
|> --------------------
|>
|> Secara tak langsung, Abdulah Hasan ingin
membenarkan, bahwa
|> ada kultur
|> tertentu yang membolehkan untuk melarang penerapan
kultur
|> lain, karena
|> memang ada hal-hal khusus yang berlaku setempat.
Pabrik
|> garmen, mungkin
|> salah satunya. Ini yang dimaksud 'lubang' oleh
Aswat?
|> ______________________________________________
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Mail � Free email you can access from anywhere!
http://mail.yahoo.com/
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!