Lho... saya malah sudah tercerahkan oleh posting Mas Katon ini.
Ah.. Mas katon ini.
Sudah pernah terbang di atas Timika masak sih belum pernah terbang
di atas Porsea?
----- Original Message -----
From: Sukaton <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, August 24, 2000 8:11 AM
Subject: RE: [Kuli Tinta] bungkam pers dan bisnis lewat web
Pak Mashuri,
Saya termasuk yang gembira dengan maraknya bisnis informasi
termasuk internet saat ini, sehingga saya dapat merasakan semakin
bebas dan gampangnya untuk mendapatkan informasi, bahkan transaksi
bisnispun sekarang kita bisa lebih mudah dengan menggunakan
internet.
Tetapi yang membuat saya belum mengerti adalah bahwa membatasi
investor dibidang jasa informasi (multimedia) berarti membatasi
kebebasan informasi.
Bukankah dengan investor domestik pun arus informasi masih tetap
bebas? yang dibatasi arus informasinya atau investornya? dan
bukankah peraturan ini justru memberi peluang yang bagus bagi para
pemilik modal domestik?
Mohon pencerahannya.
Salam,
SKT
------Original Message------
From: "M.Mashuri Alif" <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: August 23, 2000 6:14:51 PM GMT
Subject: [Kuli Tinta] bungkam pers dan bisnis lewat web
Sekilas tentang Keppres 96/2000
oleh: Gita
Keppres 96/2000 ini intinya adalah memuat Daftar Negatif
Investasi. Nah,
salah satu pointnya adalah adanya larangan untuk untuk penanaman
modal asing
di bidang jasa informasi multimedia. Peraturan yang senada juga
dapat
ditemui pada surat Dirjen Perdagangan Dalam Negri Depperindag
nomer
365/2000, bidang usaha perniagaan melalui elektronik ( e-commerce)
juga
tertutup bagi investasi asing.
Keputusan yang terasa sangat mendadak ini tentu saja di kecam oleh
banyak
kalangan. Apalagi sebelumnya tidak terlihat adanya tanda-tanda
mengenai
penutupan terhadap modal asing di sektor multimedia ini. Keppres
yang
ditanda-tangani oleh Gus Dur tgl 20 juli 2000 sendiri baru
tersebar luas di
publik pada tgl 4 agustus.
Rasanya aneh kalau Gus Dur memberikan persetujuan dengan
membubuhkan
tanda-tangannya di keppres 96/2000 ini. Bayangkan saja beberapa
bulan yang
lalu ia sedemikian giatnya bolak-balik melakukan perjalanan ke
luar negri
untuk menyakinkan kepada dunia bahwa Indonesia siap menerima serta
mengundang investor asing untuk menanamkan modalnya. Lalu
tiba-tiba muncul
keppres ini, yang tentu saja menghantam booming internet di
Indonesia yang
saat ini sedang marak-maraknya terjadi. Sejumlah investor asing
dan berbagai
pihak yang terkait di dalam industri tehnologi informasi dan
multimedia di
Indonesia otomatis banyak yang merasa dirugikan dengan adanya
keptusan
tersebut. Bisa dibilang mereka yang telah awal menginvestasikan
modalnya
sebelum terhalang oleh keppres ini bisa bernafas lega demikian
juga para
pemilik modal lokal.
Kita semua tentunya sadar bahwa internet adalah sebuah media yang
sifat
alaminya antara lain adalah global, tidak dapat dicegah, dapat
digunakan
oleh siapa saja dan mudah diakses dimana-mana. Apalagi internet
itu sendiri
sebenarnya dapat memberikan arti yang positif karena merupakan
gudangnya
segala informasi sehingga secara tidak langsung dapat mencerdaskan
kehidupan
bangsa. Sangat mungkin terjadi bila modal asing dilarang masuk
maka kita
akan tambah tertinggal lagi jauh kebelakang. Padahal tehnologi
informasi itu
sendiri sangat cepat perkembangannya dan membutuhkan modal yang
besar untuk
dapat berkecimpung secara total didalamnya. Dengan keadaan sektor
ekonomi
yang belum mapan seperti saat ini, sepertinya akan sangat sulit
untuk
mendapatkan modal sendiri (baca: dalam jumlah yang besar) dari
dalam negri.
Entah apa pertimbangan yang ada dari pemerintah sehingga dapat
tercipta
keppres ini. Yah...untuk selanjutnya kita hanya bisa berdoa dan
melihat ke
depan bagaimana nasib negri ini dengan dikeluarkannya keppres
tersebut.
Mudah-mudahan ada sesuatu yang berarti (yang sama-sama belum kita
ketahui)
yang dapat kita harapkan.. .
Dari berbagai sumber
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
-----------------------------------------------
FREE! The World's Best Email Address @email.com
Reserve your name now at http://www.email.com
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!