On Thu, 24 Aug 2000, mBah Soelojo wrote:

> cumak aku ini kok nggagas, kalau hanya mo bikin bubur
> kayu buat palep, mbok coba nganalisis kemungkinan
> serbuk gergaji buangan di Borneo itu.... (BPPT perlu
> bertindak!), dari pada bahaya bisa kebakar (eh, sudah
> ding...). atau cari peluang lain, misalnya dari jerami

WAM:
Mbah, saya pernah _nyari_ limbah gergajian kayu di Kalimantan
Selatan/Tengah, buat dibikin listrik. Nggak ada. Limbahnya udah dipakai
sendiri. Nek sampeyan bisa menemukan di mana, di Kalimantan ada limbah
kayu yang cukup, bisa saja dibikin listrik atau briket. Briketnya dibikin
arang dan diekspor. Pasarnya jelas ada. Limbahnya yang nggak ada.

Kebakaran gambut, yang selalu berulang tiap tahun. Pernah disarankan untuk
diambil saja gambut itu, dibuat bahan bakar. Kayak di Finland. Orang
pertanian yang ngamuk nggak setuju. Katanya, gambut itu terbentuknya
susah. Ribuan tahun. Tapi mereka nggak mikir, daripada tiap tahun kebakar
dan menimbulkan masalah, kenapa nggak diambil saja sekalian? Siapa tahu
ini bisa menghindarkan kebakaran tahunan? Orang pertanian memang bisanya
cuma mikir: terbentuknya memerlukan ribuan tahun. Begitu disuruh
mengatasi kebakaran tahunan gambut, mingkem semua. 


->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke