On Thu, 24 Aug 2000, mBah Soelojo wrote:

> setahuku, kebakaran itu tidak pernah berulang. melainkan
> continue.

WAM:
Maksudku, berulang intensitasnya. Kalau kontinyu, bisa jadi. Siapa yang
tahu kalau di bawah lapisan gambut itu udah nggak kebakar lagi. Tapi, nek
pas hujan kan nggak ada asep gambut.

> lha aku jadi heran kok orang pertanian ngributin gambut? jangan-
> jangan ini bolonya yang bikin sawah sejuta-derita itu ya?

WAM:
Ya dan tidak.
Kebetulan BPPT nggak ikutan program sawah itu. (Bukankah yang bikin AMdal
orang IPB?). 

> sumprit kalau aku, gambut itu ya baiknya diambil saja. kalau
> perlu di-jual buat bahan organik.... buat ngurug rawa-rawa ato
> gimana gitu lho. kayak petani Cina yang menguruk danau mati
> 30 tahun pake segala macam gambut, tinja dan pasir payau.

WAM:
Tul.
Makanya temenku juga lagi neliti buat media tanam. Buat casing jamur juga.
Itu kan, artinya, diambil juga to. 

> weleh, koyok sing ngerti-nertiyo ae....


->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke