Dibawah saya coba ringkaskan posting Mbah soal foto
Gus Dur, kemudian saya coba di-scan satu layer saja
( istilah Satrio :disamber ), kemudian dikasi cahaya
dari sudut lain. Saya nanti komentar mbah dan yang lain:

========================================================
From: mBah Soelojo <[EMAIL PROTECTED]>

...aku hanya mau berteori (hehehe, teori?) aja.

1.tak akan ada selesainya masalah itu dibahas. apalagi ...
2.tiorinya, bagi yang pro GD yaaa akan berusaha mati-matian
...,begitu pula bagi yang kontra GD, yaaa sama saja pasti akan
menganalisis itu foto sehingga terkesan itu asli, tanpa
manipulasi......
3.tidak hanya foto. data-data lisan dan pandangan mata perlu
juga digelar......

kedua-duanya akan membawa kepada
keadaan yang tidak pernah ketemu dan semakin membingungkan
khalayak, namun .........
========================================================

Menurut rekan Murakabi : Yogya lagi...! Saya setuju. Bahkan kalau dikasi
stabilo, bunyinya menjadi : TEORI JAWA.  Entah kawan2 setuju nggak.
Pandangan mbah terasa sangat n-jawa-ni, dalam arti amat menghindari konflik.
Kalau diartikan lebih lanjut, kurang nyaman dengan perbedaan pendapat. Lebih
lanjut lagi, kurang cocok dengan alam demokrasi ( tuduhan "berat" ini tidak
saya detail, biar muncul disikusi saja). Dalam alam demokrasi, alih-alih
memburu kompromi, perbedaan pendapat itu malahan digaris bawahi. Macam-macam
pendapat diangkat kepermukaan. Debat dan diskusi didorong. Kadang-kadang ada
titik temu, tapi tidak mesti. Kalau tidak , perbedaan menjadi jelas dan
malahan dihormati. Voting jadi penentu yang diterima secara dewasa. Jadi
meskipun tidak ketemu, khalayak tidak bingung. Mereka sadar, manusia itu
tidak selalu bisa seragam memandang obyek yang sama sekalipun. Saya yakin
yang ini. Kamu itu. Dia begitu.

Pandangan seperti yang dipunyai oleh mbah Soel, adalah khas Jawa. Dan karena
orang Jawa adalah mayoritas negeri. Saya pikir alam demokrasi memang masih
butuh waktu untuk diterima sebagai bagian dari budaya kita semua.

Wassalam
Abdullah Hasan
(Namanya  kan diskusi, mungkin keliru , mungkin ada benarnya. Mudah2an
tanggapan teman-teman menambah pengetahuan saya dalam masalah "sara" (wedi
aku !)ini )






->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke