Anggap aja seperti berita kapal selamnya (seperti biasa nggak jelas
sumbernya dari mana)
----- Original Message -----
From: Sukaton <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Monday, September 18, 2000 11:19 PM
Subject: RE: [Kuli Tinta] DIAM-DIAM LASKAR KRISTEN SUSUN KEKUATAN (fwd)
> Berita adu domba yang nggak jelas begini disamping usang, kuno, juga
sangat biada karena banyak korbannya dari rakyat kecil yang tidak tahu
apa-apa tentang politik.
> Berita begini hanya laku bagi masyarakat kurang berpendidikan yang umumnya
tinggal didaerah-daerah pelosok dan sangat minim informasi.
> Saya percaya bahwa sebagian besar peserta milis ini punya daya nalar yang
cukup untuk tidak begitu percaya pada berita murahan semacam ini.
> Makin lama semakin jelas siapa sumber keonaran, kerusuhan, adu domba,
terorisme, dan serentetan perbuatan biadab lain dengan tujuan untuk
mengacaukan kehidupan bangsa Indonesia agar kelompoknya selamat dari
tuntutan hukum.
> Masih nggak ngeh juga???!!
>
>
> NB: Buat bung Martin, saya support segala ajakan anda untuk menentang
segala bentuk terorisme di Indonesia. Tambahan lagi: tentang juga politik
adu domba antar kelompok (rakyat kecil) dengan segala kedok seperti di
Maluku, Aceh, Medan (yang tidak berhasil!!) dll.
>
> Wassalam,
>
> ------Original Message------
> From: Wisnu Ali Martono <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Sent: September 18, 2000 5:31:33 AM GMT
> Subject: [Kuli Tinta] DIAM-DIAM LASKAR KRISTEN SUSUN KEKUATAN (fwd)
>
>
> Saya forward sebuah posting yang saya terima dari satu milis.
> -------------------------------------------------------------
> DIAM-DIAM LASKAR KRISTEN SUSUN KEKUATAN
>
> Darurat Sipil, dinilai cukup efektif untuk meredam konflik di Maluku
Utara.
> Lain dengan Maluku Selatan yang tetap berkecamuk meski Darurat Sipil telah
> diterapkan.
>
> Namun, dibalik masa colling-down yang terjadi di Maluku Utara, Secara
> diam-diam laskar Kristen tengah mengumpulkan kekuatan, baik secara fisik
> maupun persenjataan.
>
> Akhir-akhir ini berbagai jenis kapal motor dari Manado dan Sangir dengan
bebas
> memasuki daerah basis Kristen seperti Ibu, Sahu, Loloda dan lainnya.
Diduga
> kuat mereka memuat pasokan senjata. Meski demikian aparat dinilai tidak
> terlalu ketat dalam mengontrol mereka, satu perlakuan yang amat bertolak
> belakang jika hal itu terjadi pada kapal milik warga muslim.
>
> Seorang warga muslim Loloda yang enggan disebut namanya bercerita, Ada
> beberapa kapal pambot (kapal cepat berukuran kecil) datang dari arah
Manado
> menuju beberapa desa Kristen di Loloda. Kapal-kapal tersebut sering
> berkeliaran di sekitar perairan Loloda dan sekitarnya. Saat dikejar kapal
> tersebut menuju Manado.
>
> Ada juga cerita menarik lain. Jum'at, 1 September 2000 yang lalu Bupati
Maluku
> Utara Gahral Syah bermaksud berkunjung ke salah satu desa yaitu Baja di
yang
> ada di Kec. Loloda. Maksud kunjungan beliau, untuk mengecek rumah-rumah
> penduduk muslim yang telah hancur dan berencana akan dibangun kembali.
> Ternyata Bapak Bupati beserta rombongan tidak diterima masyarakat Kristen
> setempat, justru mereka dengan arogan mengepung rombongan dari berbagai
arah.
> Melihat situasi yang tidak kondusif Bupati beserta rombongan buru-buru
kembali
> ke Ternate.
>
> Seorang aparat yang berinisil ST menceritakan bahwa saat pengecekan
pertama ke
> lokasi untuk maksud kunjungan Bupati tersebut. Laskar Kristen ditemukan
sedang
> melakukan latihan perang Gerilya di hutan-hutan. Dalam latihan mereka
> dilengkapi dengan berbagai senjata organik lengkap dengan seragam yang
> bertuliskan laskar Kristus.
>
>
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!