Sebagai tambahan dari forward WAM: Diam-diam lasykar...", saya ikutan kasi
forward yang senada: keluhan dan uneg-uneg dari arah kalangan islam.
Dalam forum dialog multi etnis , multi agama, multi ideologi semacam
kulitinta kita ini, seyogyanya tulisan khas seperti itu disambut dengan
hangat. Dari situ kita bisa sedikit mengetahui apa yang berada dibalik
kepala macam-macam orang. Apa yang berada di dalam hati orang lain.
Tentunya kita pun menjadi tahu dasar dari keresahan orang lain, dasar dari
tindakan orang lain. Kita pun kalau mengerti ada informasi yang kurang
tepat bisa memberikan informasi yang lain .
Kecenderungan yang saya lihat selama ini adalah
bahwa kita selalu saja lebih gembira, atau lebih tenang , bila isi posting
tidak jauh dari isi kepala kita. Jadi merupakan pembenaran dari keyakinan
yang selama ini kita anut. Lalu seperti anak-anak, ramai-ramai kita bertepuk
tangan menyatakan persetujuan dan dukungan. Bila ada sesuatu pandangan yang
"asing" di telinga kita, secara sederhana kita akan menggapnya sebagai
menyebar permusuhan dan sebagainya. Kemudian ramai-ramai dengan
kekanakan bikin "kapal selam" nyanyi ledek-ledekan.
Kenyataan yang ada ialah, bahwa sebetulnya kita belum tahu benar satu-sama
lain. Kita ini belum tahu benar seperti apa yang terjadi disekeliling kita.
Bagaimana kita bisa saling menghormati kalau baru bisa menghormati diri
sendiri ? Bagaimana kita bisa menghormati orang lain kalau yang kita tahu
baru keluarga kita sendiri?
Kita selalu saja masih suka ngobrol dengan yang kita suka saja. Yang Jawa
dengan yang Jawa. Yang Islam cuma dengan yang Islam ( aliran tertentu) saja.
Yang Kristen, masih perlu sekali ngomong sendiri, dsb.
Kita barangkali belum tahu arti d i a l o g . Kita barangkali sama sekali
tidak peduli kepada perasaan "orang lain". Yang manusia adalah cuma saya dan
konco saya. Tunggu saja tanggal mainnya : bantai dan Habiskan....
Wassalam
Abdullah Hasan.
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!