--- Sukaton <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Berita adu domba yang nggak jelas begini disamping
> usang, kuno, juga sangat biada karena banyak
> korbannya dari rakyat kecil yang tidak tahu apa-apa
> tentang politik.
> Berita begini hanya laku bagi masyarakat kurang
> berpendidikan yang umumnya tinggal didaerah-daerah
> pelosok dan sangat minim informasi.
> Saya percaya bahwa sebagian besar peserta milis ini
> punya daya nalar yang cukup untuk tidak begitu
> percaya pada berita murahan semacam ini.
> Makin lama semakin jelas siapa sumber keonaran,
> kerusuhan, adu domba, terorisme, dan serentetan
> perbuatan biadab lain dengan tujuan untuk
> mengacaukan kehidupan bangsa Indonesia agar
> kelompoknya selamat dari tuntutan hukum.
> Masih nggak ngeh juga???!!
> 
> 
> NB: Buat bung Martin, saya support segala ajakan
> anda untuk menentang segala bentuk terorisme di
> Indonesia. Tambahan lagi: tentang juga politik adu
> domba antar kelompok (rakyat kecil) dengan segala
> kedok seperti di Maluku, Aceh, Medan (yang tidak
> berhasil!!) dll.
> 
> Wassalam,

PLUS : Forward-forward yang buang enersi, dan tak
menciptakan iklim kedamaian yang kondusif, karena sama
sekali tak menimbulkan akibat apa-apa, selain
melebarkan kebencian. Lain kalau informasi seperti itu
masuk ke pihak yang kompeten. Dia punya tugas untuk
ambil aksi.


=====
Sugih durung karuwan, sombong didisikno...

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Send instant messages & get email alerts with Yahoo! Messenger.
http://im.yahoo.com/

->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke