Sabtu, 11 November 2000, 13:02 WIB
Amien Rais Besedia Menjadi Wakil Presiden Apabila
Megawati Jadi Presiden
Tapanuli, Sabtu
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Amien Rais
menyatakan
kesediaannya menjadi Wakil Presiden mendampingi
Megawati
Soekarnoputri sebagai Presiden demi menyelamatkan
bangsa.
= Tak ada akar rotan pun jadilah. Tak bisa menjadi presiden, wapres pun
jadilah....
Hal ini dinyatakan Amien Rais, apabila memang
Abdurrahman Wahid
mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Presiden dan
jika
perkembangan situasi obyektif menghendaki demikian.
= Tidak sabar sampai tahun 2004 nih?
Menurut Amien, meskipun dirinya akan mengingkari
kata-katanya
sendiri saat menjelang Pemilu 1999 bahwa dirinya ingin
menjadi
Presiden dan bukan orang kedua, tetapi karena kondisi
dan situasinya telah
berubah, maka hal itu tidak menjadi halangan.
= Kalau tidak begini, bukan AR namanya....
= Dulu juga katanya nggak mau Ketua MPR, cuma mau Presiden. Bagaimana sihh?
Namun demikian, Amien Rais sendiri sebenarnya
menginginkan duet
pemerintahan Megawati-Akbar Tandjung. Hal ini
mengingat keduanya
adalah tokoh dari dua partai pemenang Pemilu yang
lalu.
= Katanya pemenang pemilu tdk otomatis menjadi pimpinan pemerintahan?
"Katakanlah Mega mewakili Jawa dan Akbar mewakili luar
Jawa.
Lalu Mega adalah pemimpin yang mempunyai kharisma
tetapi kurang
dalam hal manajerial. Disinilah mungkin pengalaman Pak
Akbar sebagai
Ketua Umum Partai Golkar dan Menteri bisa menutup
kelemahan Mega.
Duet ini kenapa tidak dicoba," ujarnya.
= Emangnya negara ini tempat eksperimen?
Tapi ternyata sarannya itu kurang mendapat sambutan.
Selain itu dirinya
juga terkejut karena Akbar Tandjung juga tidak
berminat menjadi Wakil
Presiden.
= Mungkin AKbar lebih tau diri?
Sedangkan mengenai kemungkinan Amien naik sebagai
Presiden
menggantikan posisi Presiden Wahidr, Amien Rais
kembali mengatakan
bahwa dirinya tidak melihat pintu dan celah sedikit
pun kearah itu.
= Tempo hari mungkin disangkanya melihat pintu dan celahnya terbuka. Tetapi,
ternyata faktamorgana......???
"Saya baru berani mencalonkan diri sebagai presiden
kalau pada
tahun 2004, lewat Pemilu yang bebas, partai saya (PAN)
mendapat suara
diatas 18 persen," ujarnya yakin. (Ant/Dul)
= Buktinya? Cuma dapat 7 persen juga kok seperti sekarang??
>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!