Jitu mas MYP ----- Original Message ----- From: Fukuoka Kitaro <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]> Cc: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: 20 Desember 2000 21:24 Subject: [Kuli Tinta] Alang-alang > Alang-alang (Imperata cylindrica) adalah keluarga rumput. > Dia dikenal sebagai gulma yang menjengkelkan, > terutama di lingkungan tropis, walaupun keluarga dekat > dengan padi, jagung dan lebih dekat lagi mungkin dengan > tebu. Para ahli agronomy menjulukinya "The extraordinary > weed" (gulma luar biasa) maksudnya luar biasa bandelnya. > Sulit diberantas. Apalagi di lahan terbuka yang cenderung > kering, tetapi cukup lembab tanahnya (lembab untuk ukuran > rerumputan). > > Mahasiswa-2 pertanian tentu hapal benar dengan sifat > dan tingkah laku si gulma-keparat ini. Betapa mereka > kewalahan harus menyianginya saban hari di kebun-2 > jagung atau lahan-2 percobaan dan penelitian mereka. > Tapi, apakah mereka faham dengan sifat-2 itu selain > menghafalnya? Marilah kita angkat alang-alang keparat > itu menjadi suatu "pesan" ilahi. Kita lihat bentuk daunnya > yang kaku bahkan tajam dengan kristal-2 silikatnya. Juga > sudut letak daunnya yang lancip. > > Menandakan bahwa rumput itu sangat akrab dengan > suasana kering dan keterbukaan serta keterlantaran > lahan-lahan nganggur. Ujung daun yang ungu > semakin ungu bila tanahnya kahat akan fosfor. Suatu tanda > yang sangat gratis dari "sononya" akan kemiskinan hara. > Juga bunga-bunga (sebenarnya bulir-2 buah) yang seperti > kapas, ringan dan mudah diterbangkan angin. Suasana > kering dan angin akrab dengan penangkarannya. > > Beberapa ahli menyatakan musuh alang-alang ini > salah satunya adalah tumbuhan putri malu (Mimosa > pudica). Tanaman kekacangan liar berduri yang cepat > sekali tumbuh menyebar. Orang menteorikan bila > ingin membasmi alang-alang, maka si putri malu inilah > musuh alaminya. Tetapi coba perhatikan, si putri malu > ini. Dia berduri, cepat menyebar, bijinya lengket dan > ringan. Lagi-lagi suatu jenis tumbuhan akrab dengan > suasana kering. Jadi bila itu dilakukan, maka membasmi > gulma memperoleh gulma lain yang lebih ganas! > > Sementara bila kita perhatikan sifat si alang-alang > yang suka kering, berarti dia sangat cinta dengan > sinar matahari. Apalagi sifat metabolismenya yang C-4. > Maka cara membunuhnya adalah dengan memanjakannya. > Seorang guru-ku menyatakan pembasmi alang-alang > adalah dengan "kesuburan tanah" dan Singkong. Lho? > Iya, katanya. Coba saja gali lubang sekedarnya, isi dengan > tanah humus yang subur, kemudian tanamlah stek-2 > singkong yang rapat. Niscaya, singkong akan tumbuh > subur menaungi sang alang-alang..... maka matilah dia. > Belum lagi, lahan yang menghijau akan mengundang > tangan-tangan petani atau pencinta tanah untuk > mengolah, membolak-baliknya sembari panen akar > rimpang alang-alang yang berkhasiat penawar beberapa > penyakit dalam, alang-alang akan semakin kehilangan > kesempatan untuk hidup. > > Apakah demikian juga cara mengatasi kemungkaran > yang sering kita dengar? Kemungkaran dihilangkan > dengan cara mungkar, apakah terselesaikan? > Cukupkah membasmi kemaksiatan dengan berbuat > yang mengesampingkan sifat kasih? Membasmi tikus > apakah cukup dengan mengobrak-abrik sarangnya? > > Fukuoka Kitaro > ---------------------- > MOSOK NDHAK MAMPU? > > > > > ................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia............... > Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI > Bergabung: [EMAIL PROTECTED] > Keluar: [EMAIL PROTECTED] > > ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com > > > > > > > > > > > > > > > ................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia............... Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com

Kirim email ke