aku gak tahu mau bilang apa, kecuali ini: menyaksiken kethoprakan ala
indonesia.

membaca situasi dan analisis temen-temen terhadap poliTIKUS kita, rasanya
kok gak pernah sedap. kita baru saja bangga setengah mati, setelah relatif
sukses pemilu 1999, indonesia bisa sedikit unjuk gigi ke dunia luar bahwa
kita ternyata mampu melakukan menurut "standar demokrasi". ini juga sebagai
jawaban bahwa setelah 32 tahun dikibuli melulu oleh rejim orba dan
anthek-antheknya.

lho rak tenan........

namun ternyata hasil pemilu belumlah menyenangkan hati. pasti gak senang
deh. ternyata masih ada usaha jegal-jegalan dari orang-orang yang seharusnya
tidak pantas berbuat begitu. sebut saja usaha yang kata orang "poros
tengah". ini poros apa? poros malu-maluin... hi..hi..hi..

di sinilah kacaunya sistem yang mau dicampuraduk antara "partai agama"
dengan keinginan tersembunyi pribadi dengan mengerahkan massa. lihat saja,
orang model ar, mosok mantan ketua muhammadiyah dan sarjana, dosen didikan
luar negeri kok ya gak jauh beda ama keroyokan siswa di jakarta. maaf lho
mas amien!

anehnya, yang temen-temen islam kok ya mau-maunya digiring ama ar? ini kan
menunjukken bahwa politisi kita emang bukan seperti diharapkan. kalau dia
emang kasih contoh, SPORTIF terhadap pemenang pemilu. meski aku waktu itu
'golput'.

kethoprak politik indonesia sekarang makin seru dengan beberapa poliTIKUS
yang berakrobat dengan ambisi pribadi. kasihan tuh rakyat gue... pantesan
aja bu minah di pasar mberingharjo bilang, ah den mas... saya ini cuman
jualan gudeg. siapa pun yang maen politik, apa itu akan ngubah nasib saya
yang begini?
tetap saja saya ini akan jualan gudeg. sokur-sokur tidak digusur! udah nrimo
saya.......

memang keterlaluan sih poliTIKUS kita ini.
maunya cuman ribut KEKUASAAN, benar tuh kata mas GN and FK, AC dll.

kapankah kita punya politikus yang handal?
inikah hasil orba 32 tahun yang ngibul melulu?
akankah indonesia akan jadi awut-awutan amburadul gara-gara kita gak punya
negeriwati-negarawan sejati?
coba kalau AT, AM, AR, GD, Mega, Sri Sultan, Bang Ali, bisa kumpul lagi,
bicara demi rakyat yang udah lama menderita!

mari kawan, kita sumbang sesuatu buat indonesia baru.
mari kita tinggalkan jargon-jargon orba.
mari kita ciptakan suasana bersaudara sejati,
mari kawan kita debat-diskusi ramai buat cari alternatif  terbaik  buat
negeri kita yang lagi sakit.
mari semua menyumbangkan sesuatu dan bukan berantem.
mari kita tempatkan pada proporsinya bahwa Allah yang Pencipta kehidupan
tidak akan pernah memerintahkan membunuh dengan alasan apapun.
mari kita ciptakan budaya KEHIDUPAN dan bukan kematian.
mari kawan, apa sumbangan kita?

tak tunggu adegan kethoprak selanjutnya!!!!


______________________________________________
FREE Personalized Email at Mail.com
Sign up at http://www.mail.com/?sr=signup

................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia...............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com 















Kirim email ke