At 08:29 AM 07/05/00 +0700, you wrote:
>
>Mba Hira dan Lusi,
>
>Sejauh pengetahuan saya dalam CITES belum ada resolusi yang mengatur tentang
>pengiriman dna antar negara. Sungguhpun demikian bagi peneliti yang jujur
>dan dilaksanakan melalui LIPI, sepanjang berkaitan dengan CITES's appendices
>PKA biasanya menerbitkan CITES.
>
>Dalam pertemuan CITES di Nairobi May yang lalu memang hampir terbit resolusi
>tentang lalulintas tisu dan dna antar negara. Tetapi banyak yang
>mempermasalahkan practicalitynya sehingga di jadwalkan untuk dibahas dalam
>pertemuan kecil dan bahkan akan ditransfer ke biodiversity convention.
>
>Persoalan di kita adalah kewalahan dalam mengontrolnya karena kita terlalu
>terbuka dan banyak speciesnya. Para pendatang bisa saja datang sebagai turis
>dan pergi ke beberapa tempat untuk melihat penyu spt ke Sangalaki,
>Pangumbahan dsb  serta pandai-pandai mengambil samplenya. Telur penyu segar
>juga dijual di Tarakan, Samarinda dsb, mungkin juga daging segarnya ada
>dipasaran. Demikian juga dalam mengawasi  lalu lintas dna tumbuhan lebih
>ruwet lagi.
>
>Mungkin mba Hira bisa memberi jalan yang segar dalam mengawasi lalulintas
>dna.
>
>Salam dari Kutai, oh ya kalau berkenan silahkan tengok kami di
>www.tn-kutai.or.id
>
>Tonny
>
>
>--
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/
> 

--
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/





Kirim email ke