On Thu, 16 Dec 1999, Adi Nugroho wrote:
> Satu-satunya cara proteksi adalah dengan menyelipkan software non GPL ke
> dalam CD yang sama. Tapi tetap rugi, orang lain tinggal ngilangin yang
> non GPL..... terus dikopi lagi :-( Kasian yang meriset dan atau yang
> mendownload :-(
>
Justru kalau kita benar-benar niat terjun ke GPL seharusnya dari awal
memang sudah sadar bakal 'dirugikan' orang, dong.... Memang seharusnya
sejak awal sudah siap berkorban dan punya idealisme tinggi :-)
Saya ingat beberapa waktu lalu di milis YLKI, seorang pengusaha IT
menceritakan kekhawatiran rekan-rekannya yang akan membuat software
sendiri... mereka takut kelak softwarenya dibajak habis-habisan seperti
nasib Microsoft disini. Cerita ini menggembirakan sekaligus menyedihkan...
disatu sisi kita gembira ternyata masih ada yg berniat bikin software
sendiri dan disisi lain sedih karena kreatifitas mereka terhalang hanya
gara-gara takut rugi softwarenya dibajak....
Nah, saya justru melihat peluang seperti yang anda usulkan tadi... sambil
menunggu pembajakan reda, mengapa tidak mencoba GPL... itung-itung melatih
kreatifitas dan menyenangkan orang banyak :-)
Mungkin duitnya nggak didapat saat itu, tapi hasil sampinganya sangat
penting... misalnya mengajarkan masyarakat untuk menggunakan
software-software hanya sebatas kemampuan kantongnya... jadi user ada
pilihan, yg kantongnya tebal bisa pilih yg komersial dan yg kantongnya
tipis silakan pilih GPL....
Rizqy
----------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]