On Sat, Dec 18, 1999 at 12:28:29AM +0700, [EMAIL PROTECTED] wrote:
> Saya mau coba ambil pikiran 'awam'. Bagaimana caranya orang cari uang
> kalau semua serba terbuka. Satu2 nya cara yang -baru- saya lihat adalah
> buat Linux Support Center. Seperti misalnya Linuxcare.com Mereka sudah ada
> kerjasama dengan Dell. Linuxcare sedia Support, Dell yang jualan Hardware.
> Gimana dengan Sendmail, Apache, Qmail ? Mereka ngga' ada yang dapat uang
> dari karya mereka. Memang money NOT the ONLY thing. Si pembuat software
> itu kerja di tempat lain. (VA, RedHat, etc). 
> 
> Setahu saya 'Free' itu bukan berarti Free Beer. Tapi Free Speech. Jadi si
> pembuat program boleh aja compile program dengan gcc, perl, python, etc.
> Dan dia tidak dikenakan biaya apa2. Tapi dia juga berhak untuk jual
> program itu. Masalahnya, apakah dia mau kasih source code atau tidak.
> Disini jadi masalah karena opini publik bilang Linux harus Freeware, Open
> Source, jadi semua program harus Free dan Open. Pendapat itu yang bikin
> mereka (para pembuat program) 'takut'. Karena mereka merasa hasil
> karya mereka itu gratis (worthless) walaupun sebenarnya tidak.

pertama2 harus dipahami bahwa bikin program di linux tidak harus GPL,
masih ada lisensi lain, dan bahkan closed source juga ok, terserah yang bikin
programnya...
tapi dengan opensource, keuntungannya (dari opensource.org)
- development lebih cepat
- biaya produksi software lebih rendah
- kedekatan dengan pelanggan
hasilnya, biaya untuk memasuki pasar sangat rendah, tidak perlu bayar banyak
developer fulltime, tidak perlu marketing besar2an... cocok untuk startup
software firm... contoh suksesnya: abi software (abiword) atau digitalcreation
(zope)...

tapi mungkin bisa dipertimbangkan juga lisensi lain selain GPL, QPL dan MPL
mungkin cocok untuk software firm yang ingin dapat duit dari penjualan
software dan bukan support atau lainnya (contoh: Qt)... atau BSD kalau ingin
memulai dengan lisensi free, tapi sewaktu2 bisa mengganti lisensi dengan
yang lebih proprietary (tapi orang lain juga punya hak yang sama) contoh:
apache...  GPL mungkin cocok untuk orang yang buat software untuk memecahkan 
masalahnya, tapi tidak berniat untuk menjualnya...

-- 
Ikuti proyek penerjemahan Linux ke dalam Bahasa Indonesia:
http://i18n.linux.or.id

----------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke