>
> >
> > Mas Ahmad,
> >
> > IMO, nggak usah memikirkan terlalu kompleks. Bikin buku, cetak,
> > terbitkan, pasarkan.
> >
> > Apa yang anda pikirkan dibawah berpotensi untuk "bermasalah".
> >
>
> Yups ... betuls sekalski ... dibikin gampang aja ...
>
> Kalo ada yg mau masarin buku ... silahkan .. kalo perlu bantuan pemasaran/penerbitan 
>... bisa minta tolong KPLI2 nya lain nya ...
>
> Gampang aja kan ... nah kalo urusan dana usaha dari masing2 KPLI, mending gak usah 
>dibahas di forum umum kayak gini ... di internal KPLI per kawasan aja ...
>
Yups... saya sepakat.
Sejak awal maksud saya adalah demikian:
1. KPLI ada dimana mana.
2. KPLI yang tersebar itu hampir mempunyai permasalahan yang sama.
3. Salah satu permasalahanya adalah dokumentasi
Nah kalau ini dikerjakan terlalu desentralisasi, maka biayanya akan sangat
membengkak.
Di sini (sejak awal) saya tawarkan, daripada fotokopi sendiri-sendiri
dimasing-masing KPLI. mengapa tidak di satukan kebutuhan itu. Dan
dikerjakan menjadi lebih baik. Dan bila jumlahnya banyak. Akan sangat
mungkin biayanya lebih murah dari pada fotokopi. Dengan kualitas cetakan,
kover bagus (ful color) dan berbentuk buku.

Nah.. kalau masalah dana. mungkin bisa dikelola KPLI. Dan dari daerah yang
mempunyai kebutuhan akan dokumentasi yang sama di kumpulkan di pusat.
setelah proses selesai yang mendistribusikan kembali KPLI.
Ini bisa menjadi jalur distribusi buku alternatif. Mengingat KPLI tersebar
dimana-mana dan dikenal cukup militan.

Tapi bila usul saya ini dianggap berpotensi "bermasalah" saya mohon maaf.
Saya hanya menyayangkan kekurangbersatuan KPLI dalam mendistribusikan
kebutuhan.

Ahmad Daniyal

 >


-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke