Pak Rus, dan kawan-kawan! ada cerita, tentang seorang pematung. suatu hari si pematung selesai menghasilkan karya yang sangat indah (menurutnya!). sang pematung kemudian merenung mencari cara yang tepat untuk memamerkan karyanya tersebut. sampailah pada beberapa pilihan, sebagai berikut:
1. HARAM, bagi siapapun untuk menikmati karyanya kecuali melalui gambar foto atau video (tentu saja setelah mendapatkan hak -- beli, dong!). 2. BOLEH, bagi siapapun untuk menikmati karyanya dari jarak paling dekat dua meter, hanya di gallery tertentu -- beli tiket gallery juga, ya. (lihat boleh, pegang jangan!) 3. BOLEH, bagi siapapun untuk mengagumi karyanya dengan cara menyentuhnya. pegang-pegang aja sampe puas!!! (tapi cuma replikanya) 4. BOLEH, bagi siapapun untuk membuat adaptasi dan mengubahnya sesuai selera. yang di-permak tentu bukan karya aslinya. sampe disini sang pematung jadi bingung, mana yang akan dia pilih. nah, dia minta bantuan kawan-kawan, sebaiknya pilih yang mana? salam -- |===[ Yudhi Kusnanto ]============| |===[ STMIK Akakom ]==============| |===[ http://www.akakom.ac.id/ ]==| -- Berhenti langganan: [email protected] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

