> 1. fill_with_color( 200, 200, black)..? hanya berlaku kalo backgroundnya hitam
> 2. just_refresh_the background(); hmm, trus pixel (300,300) tertimpa juga > 3. refresh_in_the_old_area_with_background() keliatannya bagus.... > 4. save_area(200,200)); draw_pixel(200,200); draw_pixel(300,300); > load_area(200,200); sepertinya kayak region/microtile-array canvas. salah satu library yang bisa otomatik seperti adalah libart untuk low level banget, teknik yang umum adalah memanfaatkan memori video dari card dan menggunakan double-buffer. gambar di buffer A, tampilan di buffer B. begitu cycle berikutnya, tampilkan yang di A dan gambar B. perhatikan juga hor/ver retrace. akses langsung ke video seperti ini di linux bisa "with much hassle" dan lagi nggak portable. untuk solusi yang lebih umum, double-buffer canvas adalah teknik yang elegan. perhatikan juga bahwa hal ini nggak berlaku di game saja, tetapi juga teknologi dasar GUI. lihat bagaimana libart, GTK 2.0, dan Qt nggak "flicker" sama sekali karena cukup cerdas dalam mendeteksi mana yang perlu diupdate dan mana yang nggak. kalo mau update pun, perlukan pixel-per-pixel atau sekali region yang pixelnya berubah. btw, coba lihat-lihat libSDL karena mengandung source-code yang berguna kalau dipelajari. dan kalau mau langsung programming, rutin-rutin videonya tinggal dimanfaatkan. -- Ariya Hidayat -- Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
