--- Codex <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > untuk low level banget, teknik yang umum adalah > memanfaatkan memori > > video dari card dan menggunakan double-buffer. > gambar di buffer A, > > tampilan di buffer B. begitu cycle berikutnya, > tampilkan yang di A dan > > gambar B. perhatikan juga hor/ver retrace. akses > langsung ke video > > seperti ini di linux bisa "with much hassle" dan > lagi nggak portable. > > Wah-wah tunggu dulu!, bukannya techinque double > buffering ini seperti > halnya : > clear(buffer && stdout); > fprintf(buffer, "DOT"); > copy(buffer, stdout); > dengan kata singkatnya, kedua buffer ini 'tetap' > harus di refresh > sepenuhnya..? (CMIIW please),
mungkin anda bisa men-save terlebih dahulu buffer yang akan di play ke buffer ke dua yang akan anda kerjakan. Lalu merubahnya pada bagian tertentu yang anda inginkan. > Apa yg ngeprovide 'second buffer' ini adalah > video-cardnya..?, > drivernya..? atau hanya programmnya librarynya > aja(SDL mis.)...? Di OS Linux, setahuku sewaktu kita open() device video, driver video akan meregister frame buffer. frame buffer inilah yang digunakan untuk mengakses low levelnya si video card, termasuk juga membuat paging pada video RAM. Untuk video card jaman sekarang nggak cuman bisa dual buffer, bisa lebih dari itu, jumlah paging tergantung resolusi dan besarnya RAM. Bahkan proses komputasi vektor gambar sudah sebagian besar diambil alih oleh video card. Salam, I.B. Darmasakti __________________________________________________ Do You Yahoo!? Everything you'll ever need on one web page from News and Sport to Email and Music Charts http://uk.my.yahoo.com -- Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
