Cut..
>       Hello Willy,
Hallo juga...

>       Saya cewek nih yaa....saran saya..follow your heart, nggak usah
>ikutin segala tata cara yang dibikin hanya untuk membedakan status sosial
>seseorang.
Oh.. cewek yach. :)

>       kalau si cewe nggak bisa nerima cara dan kebiasaan kamu yang jujur
>and apa adanya...so forget it...tinggalin dia..artinya dia nggak cocok ama
>kamu.
Waduh, kalau misalnya ternyata yang menghambat itu hanya gara-gara hal itu
bagaimana? Toh, saya juga tidak merasa menderita kalau saya berubah. Bukan
artinya setiap yang engga cocok kebiasaan berarti engga cocok kan? Semua
orang boleh berubah, kenapa saya tidak boleh?

Untuk saya, jika diberi saran u/ menyenangkan cewek dengan cara yang
menurut saya baik, saya akan ikuti, dan saya pikir itu tidak jadi beban
bagi saya, karena saya orangnya mudah berubah dalam hal ini. Jadi kalau
dibilang bagus kalau pakai bunga waktu berkunjung, atau jangan bawa apa-apa
kalau berkunjung, itu tidak jadi masalah.

Yang jadi masalah bagi saya justru menentukan mana nich yang terbaik. Kalau
dibilang, turuti kata hati mu... Saya bingung, kata hati saya adalah,
semakin banyak orang yg saya temui berkata baik untuk suatu hal, maka saya
membuat kata hati saya berpikir itu yang baik. (NB: ini tidak berlaku untuk
semua kasus).

>       kalau dipaksaiin nanti kamu and hubungan kamu malah akan
>kikuk...nyaingi paman kikuk  itu......

He..he.. kalau dia menikmati kikuk saya, saya cukup senang.

>       bagi saya cara kencan 'yang benar' adalah....jika keduabelah pihak
>bisa saling menikmati....terserah mau pakai aturan yang mana..gaya kolonial
>boleh...gaya modern oke...atau gaya si doel and zainab juga nggak
>salah...selagi kedua-duanya enjoy...
> 
Siip.. setuju lah.



"I like logic thingking!" :) 
-!- logic thinker -!-

-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke