> 
> 
> > > waaaaahhh..bagi2 dong ceritanya....
> Mo lewat JAPRI atau JARUM ?
> 
di japri aja ya:)



> > bener kata honey...
> > paling asik pacaran abis nikah :)

apa hubnya yg diatas ama dibawah???
emang yg kamu maksud dgn "pacaran" itu sendiri apa???????

> Mungkin inilah yang dinamakan kemelorotan moral. Gue sih kagak bermaksud
> menggurui atau apa lah..Yach, melihat modernisasi di segala bidang, bahkan
> bidang sosbud juga tak luput oleh arus modernisasi itu. Konsekuensinya,
> kita sebagai orang Timur, berlagak menjadi orang Barat. Lalu merasa bangga 
> apabila kita telah berhasil mengikuti budaya Barat yang belum tentu itu
> baik bagi kita.
> Tapi lantas nurani gue berkata, gue kagak setuju dengan pernyataan ini.
> Gue kagak mau munafik, karena emang itu lah yang gue rasakan.
>   Menurut gue, kalo udah nikah, itu berarti kita udah memberikan komitmen
> kepada pasangan kita, akan setia satu sama lain.
> Dan tidak seperti pacaran, mungkin kalau saat ini si A kecolongan pacaran
> lagi dengan si C, tentu saja si B(sebagai pacar si A) akan LANGSUNG
> memutuskan hubungan mereka. Gampang sekali bukan ? Mengapa ? Karena di
> sini jelas2 si A udah  oportunis dan mau menang sendiri. Membiarkan
> nafsunya menguasai dirinya. 
> Sebenarnya, sebagai bangsa primata, manusia secara alamiah memiliki naluri
> untuk memiliki lebih dari satu pasangan.
> Akan tetapi, bukankah kita sebagai makhluk Allah yang paling sempurna
> (tidak seperti pendahulu kita) SEHARUSNYA kita yang sudah diberi akal dan
> budaya ini, mampu berpikir secara logis. Jadi kita tidak hanya menuruti
> nafsu saja. (Nafsu untuk memiliki lebih dari satu pasangan, atau
> istilahnya poligami, bukan nafsu seks untuk sesaat loh!)
> Jadi, sebenarnya dalam diri setiap orang ada keinginan tsb. Bedanya orang
> yang satu bisa menggunakan akalnya, dan memahami apa artinya komitmen.
> Diucapkan bukan sekedar diucapkan, tetapi dihayati dan diresapi maknanya,
> serta berani menanggung resiko thd komitmen tsb.
> Sekarang kembali kepada diri kita masing-masing, apakah kita menganggap
> komitmen itu sebagai sumpah ucapan palsu, sehingga enak kedengarannya bagi
> orang yang kita pilih sebagai pendamping hidup kita, atau apakah kita
> benar2 menerapkannya sebagai suatu komitmen yang dengan cara bagaimana pun
> juga, enggak bakalan kita langgar.
> 
> 
> > 
> > salam kenal
> >  irma
> Salam kenal juga, soalnya gue baru gabung di milis nih !
> Buat yang lain juga, salam kenal dari gue.
> 
> Wassalam.wr.wb.wm.
>   J.Wiyoso
> Copyright (c) 2k by JNR
> 
> 
> - Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
> -- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
> To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
> To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
> Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
> 
> 


- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke