kalo jarum bisa ketusuk atu mah

-mous-
--------------------------
http://www.musliyadi.cc.st
--------------------------

On Fri, 3 Mar 2000, Irma Aja wrote:

> 
> 
> > 
> > 
> > > > waaaaahhh..bagi2 dong ceritanya....
> > Mo lewat JAPRI atau JARUM ?
> > 
> di japri aja ya:)
> 
> 
> 
> > > bener kata honey...
> > > paling asik pacaran abis nikah :)
> 
> apa hubnya yg diatas ama dibawah???
> emang yg kamu maksud dgn "pacaran" itu sendiri apa???????
> 
> > Mungkin inilah yang dinamakan kemelorotan moral. Gue sih kagak bermaksud
> > menggurui atau apa lah..Yach, melihat modernisasi di segala bidang, bahkan
> > bidang sosbud juga tak luput oleh arus modernisasi itu. Konsekuensinya,
> > kita sebagai orang Timur, berlagak menjadi orang Barat. Lalu merasa bangga 
> > apabila kita telah berhasil mengikuti budaya Barat yang belum tentu itu
> > baik bagi kita.
> > Tapi lantas nurani gue berkata, gue kagak setuju dengan pernyataan ini.
> > Gue kagak mau munafik, karena emang itu lah yang gue rasakan.
> >   Menurut gue, kalo udah nikah, itu berarti kita udah memberikan komitmen
> > kepada pasangan kita, akan setia satu sama lain.
> > Dan tidak seperti pacaran, mungkin kalau saat ini si A kecolongan pacaran
> > lagi dengan si C, tentu saja si B(sebagai pacar si A) akan LANGSUNG
> > memutuskan hubungan mereka. Gampang sekali bukan ? Mengapa ? Karena di
> > sini jelas2 si A udah  oportunis dan mau menang sendiri. Membiarkan
> > nafsunya menguasai dirinya. 
> > Sebenarnya, sebagai bangsa primata, manusia secara alamiah memiliki naluri
> > untuk memiliki lebih dari satu pasangan.
> > Akan tetapi, bukankah kita sebagai makhluk Allah yang paling sempurna
> > (tidak seperti pendahulu kita) SEHARUSNYA kita yang sudah diberi akal dan
> > budaya ini, mampu berpikir secara logis. Jadi kita tidak hanya menuruti
> > nafsu saja. (Nafsu untuk memiliki lebih dari satu pasangan, atau
> > istilahnya poligami, bukan nafsu seks untuk sesaat loh!)
> > Jadi, sebenarnya dalam diri setiap orang ada keinginan tsb. Bedanya orang
> > yang satu bisa menggunakan akalnya, dan memahami apa artinya komitmen.
> > Diucapkan bukan sekedar diucapkan, tetapi dihayati dan diresapi maknanya,
> > serta berani menanggung resiko thd komitmen tsb.
> > Sekarang kembali kepada diri kita masing-masing, apakah kita menganggap
> > komitmen itu sebagai sumpah ucapan palsu, sehingga enak kedengarannya bagi
> > orang yang kita pilih sebagai pendamping hidup kita, atau apakah kita
> > benar2 menerapkannya sebagai suatu komitmen yang dengan cara bagaimana pun
> > juga, enggak bakalan kita langgar.
> > 
> > 
> > > 
> > > salam kenal
> > >  irma
> > Salam kenal juga, soalnya gue baru gabung di milis nih !
> > Buat yang lain juga, salam kenal dari gue.
> > 
> > Wassalam.wr.wb.wm.
> >   J.Wiyoso
> > Copyright (c) 2k by JNR
> > 
> > 
> > - Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
> > -- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
> > To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
> > To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
> > Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
> > 
> > 
> 
> 
> - Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
> -- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
> To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
> To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
> Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
> 
> 


- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke