Teman karibku seorang karyawan sebuah perusahaan otomotif swasta nasional terkenal di Indonesia. Dia masih sangat muda, berusia 35 thn. Sebagai seorang middle manager cabang di kota ku, so pasti dia tergolong seorang yang kaya, rumahnya megah dan mewah, mobilnya ada dua. Kolega, relasi, kerabat dan teman-temannya kagum akan kekayaan dan kesuksesannya. Enam bulan lalu, sepulang dari kantor, kepada istrinya ia menceritakan bahwa akan ada rasionalisasi karyawan, dan mungkin dia termasuk dalam daftar karyawan yang dirasionalisasi (pemangkasan manajemen).
Dan akhirnya rasionalisasi pun terjadi. Teman karibku itu ternyata termasuk dalam daftar karyawan yang dirasionalisasi. Setelah kejadian itu banyak sekali perubahan sikap dan sifat temanku itu. Ya pemarah, ya mudah tersinggung, suka protes, murung, dan lain-lain yang nggak pernah terjadi sebelumnya. Selama tiga bulan lebih dia mengeluh kepada saya tentang kondisi keuangan yang makin memburuk. Meski dia dapat pesangon dari perusahaan, dia merasa belum cukup untuk menutupi kebutuhannya. Dia belum mendapat pekerjaan sampai saat ini. Semua harta benda habis terjual termasuk mobil maupun rumah hanya untuk menutupi kebutuhan. Dia mengaku stress, dalam menjalani kehidupannya. Berita terakhir tentang teman karibku itu, sekarang dia harus menjadi pasien rawat inap di sebuah rumah sakit di kota ku. Karena diketahui dia menderita hipertensi dan kencing manis. Pertanyaannya : Di mana letak kekayaan dan kesuksesan itu sebenarnya ? Bagaimana pendapat anda ? Arif ----- Original Message ----- From: KEN <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Friday, October 05, 2001 10:32 PM Subject: Re: [love] Kekayaan, Kesuksesan dan Kasih Sayang > ada juga lho keluarga yang penuh kasih sayang tapi hidupnya nggak kaya > bahkan ada juga yang nggak sukses > tapi semuanya itu tidak menjadi beban mereka selama ada kasih sayang > diantara mereka > itu menunjukkan bahwa hal yang terpenting adalah kebahagiaan hidup > dan yang membuat hidup bahagia itu tidak lain adalah kasih sayang....:-) > gimana, dikomentari dooong...kali aja ada yang salah...:-) > > KEN ---- To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED] To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED] Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
