Buat Mas KEN. Betul, anda Mas KEN. Saya sependapat dgn anda. Sebenarnya cerita itu hanya salah satu dari sekian ribu macam cerita di sekeliling kita. Soal buah kedondong dan duriannya, yang dimaksud adalah bahwa tampak luar belum tentu tampak yang sebenarnya sebagaimana kekayaan dan kesuksesan. Kalau disuruh milih memang lebih baik milih buah yang kulitnya seperti kedondong tapi isinya seperti durian. Lha faktanya itu sekarang, sebagian kita berpendapat, yang namanya kekayaan dan kesuksesan itu hanya milik beberapa gelintir saja oleh, apa yang mereka namakan, "para konglomerat". Dulu mereka dianggap sukses dan kaya. Lha sekarang, diuber polisi, debt kolektor, dan hartanya disita jaminkan. Betul sekali roda sedang berputar. Jadi "kaya" dan "sukses" itu relatif sekali karena dibatasi oleh jarak dan waktu.
Buat Mas Tom. Saya kagum akan nasehat si Bapak kepada anaknya soal "kaya" dan "banyak teman". Tapi saya lebih kagum lagi kalau si Bapak memberi nasehat sebagai yang dikatakan "bergaullah dengan banyak teman yang tercurah kasih sayang". Bukan sebagai yang dikatakan "teman yang terlahir dengan iri dan kedengkian" yang suka sikut sana sikut sini, hantam sana hantam sini, rebut sana rebut sini. Gimana pendapat yang lain ? ----- Original Message ----- From: KEN <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Saturday, October 06, 2001 9:40 PM Subject: Re: [love] Kekayaan, Kesuksesan dan Kasih Sayang > kalau menurut saya sih, berdasarkan cerita saudara arif > kita itu hidup itu bagaikan roda yang berputar > ada saatnya kita itu diatas, dimana kita jadi orang kaya dan sukses > tapi ada saatnya kita berada dibawah, dimana kita kehilangan harta benda > yang harus dilakukan oleh teman karibnya saudara arif adalah : > mencari jalan keluar atas masalahnya itu, bukannya stress yang > berkepanjangan sehingga menjadi pemarah. > sebenarnya kebahagian hidup itu bisa kita pertahankan asal kita mau > berusaha terus tanpa menyerah > walaupun sudah bangkrut, kita jangan lantas kehilangan kabahagiaan dan > semangat hidup > kita harus berusaha dan berdoa > saya yakin kalau kita berusaha dan berdoa, Tuhan pasti menolong kita > menurut saya, kebahagiaan itu pasti ada asalkan kita sebagai manusia harus > berusaha untuk mencapainya > dan disaat kita sudah hidup bahagia, kita wajib > mempertahankannya...(sekalipun kehilangan harta) > > bagaimana menurut anda ? (khususnya saudara arif) .....:-) > > KEN ---- To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED] To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED] Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
