Kagem Budi Febrianto,
Kalo istilah perangkat lunak ya jangan diartikan secara harfiah. Saya boleh
nyebut sistem operasi, kalo linggisnya khan operating system. Kalo sampeyan
runut di kamus besar kata "sistem" dan "operasi" memang ada, silakan buka kamus
! wakakakakakaka. sekalipun kedua kata tersebut masih berbau asing, tetapi
sudah menjadi kata baku. Demikian pula dengan perangkat lunak, lunak di sini
bukan dalam artian "empuk". Lunak dalam hal ini kamsudnya bukan berbentuk
barang seperti halnya monitor or keyboard atau istilah jowone "barang atos".
Tahu khan ASPILUKI ? Asosiasi Piranti Lunak Telematika Indonesia, asosiasi ini
tidak perlu menggunakan istilah asing biar ngetrend di dunia komputer,
sekalipun bisa diterjemahkan sebagai The Indonesia Telematics Software
Association, tetapi kita lebih berasa menggunakan istilah kita sendiri ... kita
lebih kenal ASPILUKI dayipada TITS . why ? kembali ke masalah kata dan bahasa,
sebuah kata atau terma mempunyai arti dalam penggunaan ( meaning in use ). Mana
yang ngepas di lidah dan menjadi kebiasan orang or golongan dan akhirnya
menjadi lumrah dan menjadi baku.
Saya rasa nggak ada yang maksa kok dalam istilah komputer, saya lebih suka
menerangkan istilah sopwer dengan bahasa lokal ke orang awam, dan orang awam
tersebut tidak saya paksakan dengan kudu menyebut istilah sopwer or piranti
lunak ( perangkat lunak ). Terserah kalo dia nanti lebih familiar dengan
istilah piranti lunak, ya monggo. Dalam pemakaian LIP khan orang mau make nggak
make kembali ke selera, sekalipun kelak di negeri ini Mikrosop nggak jual
Windows bahasa linggis, dan adanya Windows versi lokal, saya rasa belum tentu
banyak beralih. Sekalipun murah harganya belum tentu menarik, karena akan
menyulitkan kita sendiri bila kerja di perusahaan asing.
Tetapi secara pribadi, saya tetap akan menggunakan istilah yang sudah umum di
dunia komputer. Yang penting kebebasan menyebut suatu istilah adalah hak setiap
warga negara, biarpun kita akan ketawa kebahak2 melihat terjemahan istilah
komputer yang amburadul.
Soal "Enter" dan "shift", seandainya komputer itu diciptakan oleh orang
Indonesia dengan istilah "Masuk" dan "Giliran", gantian orang asing akan binun
dengan menyebut "Enter" dan "shift", kok ora pas yo ! wakakakaka .... struktur
bahasa setiap negara tidak ada yang sama sekalipun mungkin dalam satu rumpun.
*inipelajaranbahasaorkomputersih?*
Salam
Yohan
------
http://yohanenterprise.wordpress.com
Saturday, May 3, 2008, 11:10:52 PM, sampeyan posting:
> Seperti yg ada di artikel kompas, 9 dari 10 kosa kata bahasa
> indonesia di ambil dari bahasa asing.
> Tapi kenapa untuk istilah komputer kesannya di paksakan?
> Sampai sekarang, secara pribadi, masih kurang cocok dengan istilah
> perangkat lunak, apanya yg lunak? Kalau yg lunak satu lagi ada. :)
> Untung keyboard belum di terjemahkan juga, jangan-jangan nanti
> Enter akan di terjemahkan menjadi Masuk, dan Shift menjadi Giliran.
No virus found in this outgoing message
Checked by PC Tools AntiVirus (4.0.0.20 - 10.054.001).
http://www.pctools.com/free-antivirus/