Trims.
Berita dari Unpad itu mestinya keliru. Setahu saya ikut atau tidak ikut
Ospek, tidak berpengaruh pada kegiatan akademis. Paling-paling itu
berpengaruh pada hak mencalonkan diri untuk jabatan di himpunan mahasiswa,
akibat beberapa mhs senior yang tak tahu tata cara dunia akademik.

Maka bersama ini saya tegaskan bahwa ikut tidaknya Anda pada kegiatan
kemahasiswaan apa saja, tidak akan dan memang tidak boleh berpengaruh pada
nilai kuliah/praktikum/asistensi/skripsi, atau pun ijin menempuhnya.

Mestinya dalam acara Ospek murni (yang mengandung 0 % perlakuan tidak
pantas, dan hanya berisi pemberian informasi akademis dan cara belajar di
universitas, serta pengenalan kampus seperti lokasi fasilitasnya) hal
seperti ini ditegaskan; saya lupa, maaf. Semoga dengan ini hal ini agak
teperbaiki.

Realita pelaksanaan 'Ospek', yang disertai sikap beringas, pemberian tugas,
perlakuan 'demi ketahanan mental' dsb merupakan pelanggaran etika warga
akademik, dan contoh keliru tentang apa kehidupan kampus ini. Pembasmian
kekeliruan ini amat sulit tapi harus terus diupayakan.
Sulitnya pembasmian ini menurut saya timbul karena orang-orang kita ini
terlalu ingin menikmati kesempatan 'berkuasa tanpa batas' secara instant
tanpa perlu berprestasi terlebih dahulu. Teladan negatif petinggi dan
penguasa bangsa ini ikut mempersulit upaya ini, karena sebagian dari kita
masih suka meniru.

Salam,          A Rusli 16 Sep 99

At 11:27 AM 9/14/99 +0700, you wrote:
>Begini, Pak saya ada pertanyaan       "") dengan alasan belum mengikuti
>ospek dan agar dapat      skripsi dan sidang harus ospek dulu dengan
>angkatan bawah?        gara-=gara tidak ikut ospek tidak boleh skripsi? 
>Bagaimana menurut pandangan Bapak ?     I look forward for an early reply.
>Hormat saya, R

Kirim email ke