Trims.
Menurut saya, kemampuan bekerja dengan rekan dari disiplin lain itu amat
perlu, karena masalah abad ke 21 sudah cukup kompleks, saling berkait.
Ini tetap berarti bahwa kemampuan dalam satu bidang amat penting; justru
dengan makin tingginya kemampuan monodisiplin ini, teknik-tekniknya akan
lebih mudah dapat dipakai dalam masalah antara-disiplin.
Sebaliknya, kalau cuma mau mampu di bidang antardisiplin, semula memang OK
saja, tetapi kalau sudah mulai serius mendalam, akan ternyata bahwa
pengetahuan dan kemampuan monodisiplin perlu diperoleh.
Jadi, kita dapat mulai dari berbagai titik awal : belajar matematika sebaik
mungkin dulu, sambil belajar bergaul dan memahami bahasa disiplin lain (itu
gunanya m.k. pilihan juga);
atau belajar bidang multidisiplin dulu, lalu mendalami salah satu
monodisiplin yang dimintai/diperlukan kemudian.
Jadi akhirnya, yang perlu adalah memperoleh kemampuan 'belajar sendiri hal
yang baru'.
Ini dapat diperoleh melalui berbagai kuliah yang ditemui sebanyak 144 sks itu.
Salam, A Rusli 27 Jun 99
At 10:35 AM 6/16/99 +0700, you wrote:
>Pak Rusli,
>
> Sampai di mana kemampuan bekerja antardisiplin ilmu itu penting?
>Bukankah spesialisasi terhadap suatu bidang tertentu juga penting?
>
>Salam dan terima kasih,
>
>Cian Tui
>
>
>