Yang kami hormati, Dekan FMIPA 01 Nov 2001
Salah satu kekurangan kami adalah minimnya fasilitas Buletin 71, seperti kamus Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, komputer, dan sebagainya. Tapi, itu tidak menjadi masalah penting. Justru dari kekurangan fasilitas itulah kami samakin banyak belajar dan semakin dewasa. Masalah serius justru datang dari sumber daya manusianya sendiri. Salah satunya : minimnya kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar, teknik jurnalistik, serta design grafis yang menjadi modal dasar pembuatan sebuah majalah. Dari segala kelemahan itulah kami, redaksi B71 akan bertolak dan mengembangkan diri. Mengenai kata : tanggapan, seperti yang ada di kamus, telah salah diketik oleh kami. Semoga ini adalah kesalahan yang terakhir. Terima Kasih, Pak. Salam Redaksi Buletin 71 On Sun, 28 Oct 2001, A Rusli wrote: > Trims atas tanggapan (dengan 'p'; cek di kamus). > Untuk memulai sesuatu, sebaiknya mulai dengan memilih istilah yang cukup > tepat. > Istilah Ospek memuat 'orientasi studi', maka kegiatannya perlu konsisten > dengan itu. Kalau tidak, kita telah membantu mempertahankan kerancuan yang > merajalela dalam masyarakat kita, bukannya membantu mengatasinya. > Istilah 'studi' akan mensyaratkan kegiatan yang tenang, menggunakan otak, > dan bukannya penggunaan fisik secara berlebihan. > > Realita senior-junior, di lingkungan studi, mestinya diabaikan, karena > studi menempatkan prestasi otak dan intelektualitas pada posisi utama; dan > ini (terlebih di Indonesia) terlalu diganggu kalau realita senior-junior > diberi peran lebih daripada tata santun biasa. > > Salam, A Rusli 28 Okt 2001 > > At 11:43 AM 10/27/01 +0700, M-2000 wrote: > > > > Yang Kami hormati, Dekan FMIPA 27 Okt 2001 > > > > Terima Kasih, Pak, atas ucapan selamatnya. > > Buletin 71 akan terus membenahi diri dan mengejar prestasi. > > Mohon kritik dan dorongan dari semua pihak, >
