--- In [email protected], "Bagus-Taruno Legowo" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
> BTL:
> Nah, kalau anda tahu itu hanya ada dikelompoknya Osama,
> kenapa anda buat topik seolah-olah itu adalah mewakili
> umat Islam semua? Perlu tahu saja, kelompok Osama atau
> seperti kelompok Osama itu hanya kecil saja, dan tentu
> saja tidak bisa dianggap sebagai representasi umat Islam.
>
Benar, namun kelompok Osama bin Laden itu tersebar diseluruh dunia,
sehingga kalo anda bukan kelompoknya, bisa saja berpendapat berbeda.
Namun bukan hal yang jadi pembicaraan disini apakah anda berhak atau
tidak untuk representasi Islam karena seperti yang saya tulis, tidak
ada Islam yang sama meskipun dari kelompok yang sama sehingga tak
mungkin siapapun yang bisa merepresentasikan Islam kecuali dirinya
sendiri untuk pandangannya sendiri.
Namun yang doyan merepresentasikan Islam itu hanyalah umat Islam itu
sendiri meskipun mereka ber-beda2 !!! Contohlah, berapa kali anda dan
yang lainnya menuduh saya bukan Islam karena kalo seorang Islam harus
begini dan begitu..... Bukankah sudah saya bantah tentang Islam yang
harus begini dan begitu???? Bukankah saya menyatakan masalah apa
agama anda ditentukan oleh jawaban anda bukan jawaban orang lain???
Kalo anda mengaku beragama Islam, maka Islamlah agama anda tak bisa
orang lainnya bilang bahwa Islam bukan begitu harus begini dsb2.
Demikianlah, masalah Akhlaq itu memang digunakan oleh umat Islam
karena memang berasal dari bahasa Arab yang tak dikenal dalam bahasa
lainnya, dan Artinya se-mata2 hanyalah menggambarkan ukuran tingkat
kebiadaban Muslim kepada non Muslim, dalam hal ini non-Muslim itu
sendiri bisa artinya seorang Muslin yang tidak diakui sebagai Muslim
oleh sesama Muslim seperti halnya MUI menyangkal Islam Ahmadiah
sebagai agama Islam.
Demikianlah, tidak ada yang berubah pendapat atau pandangan saya baik
mengenai Islam, Akhlaq, maupun istilah Non-Muslim yang bisa artinya
juga Muslim.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
> >
> >> sejak kapan atau dimana anda mendapatkan definisi akhlaq
> >> seperti itu? atau itu definisi yang anda buat sendiri?
> >> siapa pula yang "mengangkat" Osama bin Laden memiliki
> >> tingkat akhlaq yang tinggi? koq, kami-kami umat Islam
> >>sama
> >> sekali tidak tahu? kalau Osama ngebom Amerika banyak
> >>orang
> >> tahu, tapi Osama dinyatakan sebagai memiliki akhlaq
> >> tingkat tinggi, baru anda yang kasih tahu.
> >>
> >
> > Yang mengangkat anda sebagai mewakili umat Islam itu
> >siapa????
> > Islam itu ada banyak, setiap orang bisa bikin aliran
> >tersendiri.
> > Anda boleh jadi merupakan satu umat Islam, tapi bukan
> >semua Islam bisa
> > diwakili oleh anda, apalagi oleh pandangan anda. Dan
> >lagi pula
> > pandangan Islam itu juga enggak perlu sama, siapa yang
> >bilang harus
> > sama????
> > Benar akhlaq itu hanyalah ukuran kategory dalam Islam
> >mungkin diluar
> > Islam juga ada namun bukan topik disini jadi harus
> >dianggap beda,
> > dianggap enggak ada diluaran. Mengenai definisi yang
> >saya tulis itu
> > dinamakan straightforward atau langsung to the point,
> >namun kalu mau
> > gunakan kata2 bagusnya dari Islam sendiri tentu enggak
> >dinamakan
> > tingkat kebiadaban melainkan tingkat pengamalan. Namun
> >karena
> > pengamalan Islam disini saya tekankan pada kebiadaban
> >Islam terhadap
> > mereka yang dianggap diluar Islam, cocoklah untuk lebih
> >tepatnya saya
> > katakan sebagai tingkat kebiadaban sebagai ganti tingkat
> >pengamalan.
>
> > Artinya, makin tinggi akhlaqnya, makin tinggi
> >pengamalannya.
> > dengan kata lain, makin tinggi akhlaqnya, makin tinggi
> >kebiadabannya.
>
> BTL :
> enak saja anda ngomong, sangat tidak berdasar dan ngawur.
> sudah tahu kalau saya anda anggap sebagai bagian umat
> Islam yang tidak "terkait" (karena saya berbeda kelompok
> Islam lain seperti kelompok Osama) dengan kelompok Osama,
> anda posting soal Islam dengan versi kelompok Osama.
> bagaimana anda ini? bisa menganggap saya sebagian dari
> umat Islam, tidak bisa menganggap Osama juga sebagian
> (kecil) umat Islam.
>
> bagaimana pula anda membuat definisi-definisi aneh, tinggi
> akhlaq = tinggi amal, lalu amal = biadab, sehingga tinggi
> akhlaq = tinggi biadab????? dari mana definisi anda
> dapatkan? semua orang pun tahu amal = kebiadaban! adakah
> kamus yang membenarkan definisi anda? 1000% anda usulkan
> ke para ahli bahasa untuk masuk kamus bahasa gak akan
> diterima.
>
> > Sorry, saya enggak bisa menerima kata2 ini tentang "kami
> >kami ini umat
> > Islam". Anda boleh mengaku umat Islam, namun kata
> >"kami2" ini saya
> > tolak enggak bisa saya menganggap anda mewakili siapapun
> >juga selain
> > mewakili diri sendiri, apalagi saya enggak membicarakan
> >khusus aliran2
> > dalam Islam sehingga enggak bisa cara2 se-olah mewakili
> >satu golongan
> > Islam. Itu sudah menyeleweng keluar rel topik
> >pembicaraan soal
> > definisi Akhlaq, saya enggak akan diskusi kalo anda
> >pindahin ke arah
> > itu. Yang dibicarakan itu adalah ajaran biadab Islam
> >yang diamalkan
> > oleh umatnya. Jadi kalo anda bukan umatnya yang
> >mengamalkan ajaran
> > biadab itu tentunya off the record. Ajaran2 agama yang
> >biadab banyak
> > sekali, bukan cuma di Islam. Namun ajaran biadab Islam
> >yang diamalkan
> > umatnya........inilah yang specifik karena umat Islam
> >kayak begini
> > juga merugikan umat Islam lainnya, dan mereka harus
> >ditumpas bukan
> > cuma oleh Amerika, namun oleh seluruh umat Islam itu
> >sendiri
> > (maksudnya semua aliran yang selama ini ikut dirugikan
> >oleh tingkah
> > laku umat ini).
>
> BTL:
> orang atau kelompok seperti kelompok Osama di Islam itu
> kecil saja. anda tidak bisa melarang saya untuk
> menggunakan kata ganti "kami". kenapa? karena kenyataannya
> memang demikian, kami-kami yang tidak seperti kelompok
> Osama itu jauh jauh lebih banyak, dan saya bisa buktikan.
> coba anda sekarang buktikan apakah benar bahwa yang
> seperti Osama dan kelompoknya itu adalah mayoritas! mohon
> dijawab. saya juga akan buktikan kalau mereka itu kecil,
> dan kami-kami yang tidak seperti mereka jauh-jauh lebih
> besar.
>
> masalah perilaku mereka, sudah pernah saya utarakan bahwa
> anda tidak perlu ikut campur bahkan mengait-ngaitkan
> dengan Islam. Itu sudah ada yang mengurusnya. Islam itu
> membawa misi rahmatan lil alamin, tahu nggak! ini bukan
> kebenaran versi Islam. Islam juga membenarkan ajaran lain,
> siapa bila tidak? yang mengatakan Islam tidak mengakui
> atau tidak membenarkan ajaran lain, berarti mereka memang
> belum mengerti ajaran Islam dengan benar, yah seperti anda
> itu!
>
>
========================================================================================
> TELKOM Group Peduli Jogja, ketik PEDULI, kirim SMS ke 5000
>
> Dengan mengirim SMS berisi PEDULI ke nomor 5000, Anda telah
menyumbang sebanyak Rp. 5.000,- per SMS
> bagi korban bencana gempa bumi di Yogyakarta dan Jawa Tengah.
> Dana 100% akan disumbangkan TELKOM dan TELKOMSEL atas nama pelanggan
ke Palang Merah Indonesia
> setiap minggu selama 1 bulan, mulai 30 Mei s/d 30 Juni 2006.
> Pengumpulan dan distribusi dana akan diaudit oleh auditor independen
dan disaksikan oleh notaris.
> Bantuan via SMS ini dapat diikuti oleh pelanggan Flexi, kartuHalo,
simPATI, dan Kartu As.
>
> Khusus untuk pelanggan Flexi, Anda juga dapat menyumbang dengan
nilai sumbangan lebih besar
> dengan mengetik 10000 atau 25000 atau 50000 kirim ke 5000.
>
>
> Informasi lebih lanjut, klik www.telkomflexi.com.
>
========================================================================================
>
Quotes :
" Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no
luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this
Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved though
the practice of meditative way of life."
- Anand Krishna -
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://asia.docs.yahoo.com/info/terms