Beberapa hari ini saya berdiskusi dengan beberapa sahabat saya ceritakan mimpi, dan tujuan hidup saya, mereka mengatakan saya memiliki target yang terlampau besar, saya dibilang seorang yang ambisius. menurut penilaian pribadi, saya bukan seorang ambisius, tetapi saya memiliki ambisi. Saya sering berdiskusi mengenai masalah ini dengan beberapa sahabat,saya katakan "Saya Punya mimpi, dan saya akan mewujudkanya". Menurut sahabat dengan perkataan tersebut saya dibilang terlalu ambisius, tapi menurut saya tidak, itulah mimpi saya, itulah salah satu yang harus diwujudkan, dan hal itu yang membuat saya bersemangat dalam menjalani hidup ini.
Pada dasarnya ambisi adalah baik, selama dapat dikendalikan dengan baik jika tidak akan berefek negatif,anda akan menjadi orang yang Ambisius, biasanya orang yang ambisius bersifat menghalalkan segala cara, demi mencapai keinginannya. Kebanyakan kita selalu hidup dipenuhi dengan ambisi, walaupun hal itu tidaklah salah, sebab hidup tanpa ambisi sama sekali menjadikan kita kosong, tanpa tujuan dan monoton. Yang menjadi salah serta menimbulkan masalah adalah kita diperbudak ambisi yang menimbulkan mimpi-mimpi muluk tanpa melihat realitas lagi. Banyak dari kita yang beranggapan bahwa orang yang ambisius, perfeksionis, dan agresif adalah orang yang harus kita jauhi. Ambisi sendiri sering disalah tafsirkan sebagai sesuatu yang negatif. Manusia perlu ambisi untuk mengubah hidup menjdi lebih baik, ambisi mempengaruhi sikap mental positif pada diri sesorang yang dapat mencetus semangat menuju tangga kesuksesan Padahal jika seseorang memiliki ambisi dalam hidup ini, baik dalam pekerjaan maupun dalam hal lainnya, ia akan mengetahui dengan jelas arah hidupnya. Setiap orang juga memiliki ambisi yang berbeda-beda, karena dipengaruhi oleh berbagai faktor yang berbeda. Bagi para pekerja keras ambisi diperlukan dalam kemajuan karier dan Bisnisnya, seperti kendaraan bermotor, ambisi adalah bahan bakar untuk menjalan kendaraan tersebut. Ambisi adalah sumber kekuatan yang begitu dasyat ambisi dapat mengubah ke gagalan, kesengsaraan, kesalahan menjadi keberhasilan, kebahagiaan, kesuksesan dan keberhasilan Dalam dunia kerja orang yang tidak memiliki ambisi cenderung bekerja apa adanya. Masuk kantor, meyelesaikan tugas, pulang ke rumah dan dapat gaji di akhir bulan. Orang tersebut tidak mengejar apapun dan tidak memiliki target dalam berkarir. Ambisi kadang memang diperlukan agar Anda semangat dan termotivasi dalam bekerja, karena persaingan dalam berkarier yang semakin lama semakin kompetitif. Ambisi juga dapat membuat Anda tergerak untuk maju. Jika seseorang memiliki target ingin naik jabatan menjadi manager, sedini mungkin ia akan menyusun rencana ke depan agar dapat naik jabatan, misalnya dengan mempelajari tugas-tugas seorang manajer, kemampuan apa yang harus dimiliki agar bisa menjadi manager dan lainnya. Jadi, untuk mencapai tujuan, walaupun kita memiliki ambisi, tapi tetap jangan terlalu memaksa. Akibatnya, nanti kita sendiri yang menderita. Ambisi itu boleh aja untuk memotivasi diri sendiri. Tapi,kalo terlalu ambisius, kita pasti melakukan pengorbanan yang sebetulnya nggak perlu. Nah ambisi tidak selalu berarti sesuatu yang negatif, bukan? -- Best Regard Erwin Arianto,SE えるウィン アリアンと ------------------------------------- SINCERITY, SPEED, INOVATION & INDEPENDENCY

