Dalam Alkitab dikatakan Kangmas Yesus dalam pengadilan terakhir akan
mengadili jiwa2 manusia. Syarat utk dikenali oleh Kangmas Yesus sudah jelas
ditulis di Injil. Perbuatan adalah syarat utama utk dikenali oleh Kangmas
Yesus. Biar sudah dibaptis tapi kelakuannya tdk sesuai pengajaran Kangmas
Yesus maka tdk akan dikenalinya. 

 

Mengapa? 

 

Manusia sering dianalisa menjadi 4 bagian: tubuh fisik, tubuh eterik, jiwa
dan roh. Tubuh fisik bisa diraba. Tubuh eterik terdiri dari susunan cakra2
tubuh yg bersinar. Jiwa merupakan suasana dan rekaman pengalaman batin. Roh
adalah kesadaran yg hidup dalam tubuh manusia, yg kekal.

Sekarang tersedia Testpen (alat deteksi aliran listrik) yg bisa mendeteksi
arus listrik pada kabel tanpa ditempelkan langsung ke kawat tembaga kabel,
tapi dg menempelkannya, misalnya ke tembok dimana didalamnya (tembok)
tertanam kabel yg beraliran listrik, tespen akan nyala. Tapi jika tdk ada
aliran listrik tdk akan nyala. Nah, saat tespen ini ditempelkan ke tangan,
ha.kok nyala. Ini bukti nyata bhwa tubuh manusia mengandung arus atau medan
energi listrik. Cakra2 tubuh manusia memancarkan energi yg bercahaya, oleh
karena itu manusia disebut makluk cahaya (nur). Cara lain utk membuktikannya
adalah dg foto kyrilian. 

 

Lalu apa hubungannya dg "Kangmas Yesus yg bisa mengenali" di atas. Tingkat
spiritualitas manusia bisa dibaca dari pendar cahaya badan eteriknya (aura
cakra2nya) itu. Mereka yg terasah baik melalui hidup yg baik bisa membaca
pendar cahaya (aura) tanpa menggunakan alat. Dan orang yg hidupnya baik,
warna auranya terang bukan kusam. Orang yg sakit, warna auranya secara umum
kusam dan deteksi penyakit oleh paranormal adalah melalui kepekaan menangkap
bagian tubuh dan cakra tubuh mana yg kurang baik, spesifik ke suatu cakra
atau dalam hal penyakit komplikasi, serangkaian cakra2 yg tdk beres.
Pengobatan paranormal adalah dg mengkoreksi cakra2 yg kurang baik. Penyakit
ada kaitannya dg cara hidup yg tdk baik, maka ketika Kangmas Yesus
menyembuhkan orang yg sakit, ia bilang "dosamu diampuni, jangan berbuat dosa
lagi". Si sakit disembuhkan, tapi sakit itu akan datang lagi jika ia berbuat
dosa lagi. Maka secara tdk langsung orang2 yg sakit atau cacat sejak lahir
sebenarnya membawa karma dari kehidupan sebelumnya.    

    

Maka hanya mengimani kangmas Yesus sbg Tuhan dan Penebus bukan jaminan
dikenal oleh Kangmas Yesus, tetapi praktek hidup yg baik dg manggul salib
itu syarat mutlak, dan utk hidup dg baik tdk perlu harus mengimani Kangmas
Yesus sbg Tuhan.

 

(Dhemit Sonthul - Sony H Waluyo)

 

 

Kirim email ke