Think Twice!

( They watching us…)

 

Written by        :
Ruli Amirullah

 

Assalamualaikum Wr Wb,

 

Dear all,

Saya benar-benar gak bisa tidur
malam ini..

Bingung mau ngapain. 

… 

 

Hape yg tergeletak di pinggir
tempat tidur saya ambil, melihat layarnya sejenak, siapa tahu ada yang sedang
tidak bisa tidur dan iseng kirim sms ke saya. Tapi tidak, tidak ada yang sms
malam ini. Malah kemudian saya yang kirim sms, menunggu beberapa saat setelah
tulisan “message delivered”…

……

Tapi ternyata tidak ada balasan,
tampaknya semua sedang terlelap saat itu..

 

Huiff, still cant’ sleep..

 

Sampai akhirnya saya membuka laptop,
mengklik program words, dan memunculkan sebidang warna putih di hadapan…
Sejenak bingung mau nulis apa, sampai akhirnya saya menuliskan kebingungan saya
malam ini..

 

Untuk beberapa saat jemari menari
di atas keyboard..

Sesaat, kemudian kembali diam..

Bingung sambil tetap gak bisa
tidur.. tapi bingung juga mau nulis apa..

 

Duh.. kenapa sih saya malam ini?

 

Penunjuk waktu yang terletak di
sebelah kanan bawah layar laptop menampilkan angka 1:25, berarti sudah dini
hari..

 

Kembali ke layar computer, kembali
jari sejenak menari. Menuliskan apa yang baru saja saya pikirkan. Tapi, kembali
kemudian jari berhenti. Bingung mau menulis apa lagi. Sayapun kembali membaca
dari awal..

 

Huah, saya baru sadar, karena
saya bingung mau nulis apa, akhirnya saya malah “hanya” menceritakan setiap
detik aktivitas saya malam ini.. termasuk kebingungan saya, termasuk
gerakan-gerakan saya, termasuk pikiran-pikiran saya..

 

Kemudian suatu pikiran melintas
di kepala..

Jemari kembali menari..

Untuk menuliskan apa yang saya
baru saja terlintas…

 

Saya tadi memikirkan malaikat. Mungkinkah
ini juga yang kini sedang dikerjakan dua malaikat pendampingku? Mencatat setiap
detik kehidupan yang saya jalani? Bukan sekedar malam ini, tapi hari-hari yang
saya jalani kemarin, kemarin lusa, kemari setahun yang lalu, kemarin 
bertahun-tahun
lampau, mungkin dimulai saat saya menangis keras ketika pertama kali menghirup
udara dunia…

 

Dan masih akan terus mencatat,
semua hal detil dalam hidup saya, bahkan bukan hanya yang dikerjakan tapi juga
yang terlintas di pikiran, sampai esok, esok lusa, esok tahun depan, esok
bertahun-tahun kemudian.. terus mencatat segala detil.. sampai akhirnya ruh
saya dijemput untuk menuju alam berikutnya…

 

Mmm.. jemari ku berhenti sejenak,
membayangkan yang baru saya tulis..

 

Waw, hebat sekali! 

Dan saya yakin, segala catatan
tersebut disimpan dalam perangkat canggih yang lebih hebat dari laptop yang ada
dihadapanku saat ini, jauh lebih canggih. Untuk kemudian segala catatan tadi
akan ditayangkan lagi saat hari pengadilan kelak..

 

Sebagai bukti atas segala amal
dan dosa yang telah saya lakukan. 

Sebagai bukti atas segala
kebaikan dan kenakalan yang telah saya kerjakan. 

Sehingga saya tidak bisa
berkelit, apalagi mengatakan lupa…

 

…perasaan saya sekarang malah jadi gak jelas..

 

Berarti cacatan hidup saya, sejak
lahir tahun 30 tahun yang lalu sudah banyak. Kira-kira, apa ya yang lebih
banyak? 

Amal atau dosa? 

Memberi atau meminta? 

Bersyukur atau mengeluh? 

Tegar atau cengeng? 

Menepati atau ingkar? 

Ikhlas atau riya?

Jujur atau bohong?

Rajin atau malas? 

 

Saya akhirnya memutuskan untuk
meminggirkan laptop sejenak, dan berbaring…

Tapi, kemudian kembali terduduk
menghadap laptop..

 

Saat saya berbaring tadi..

Pasti malaikat tetap siaga,
mencatat segala yang terlintas di pikiran. Mencatat dalam “buku diary” yang
dibuat khusus untuk ruli amirullah. Sebuah buku diary yang sangat akurat hingga
ke detik setiap kejadian. Kapan saya berdiri, berapa lama saya tidur, apa
yang  saya tatap, dengan siapa saya
berbicara, kemana saya melangkah, khayalan apa yang terlintas, rasa apa yang
terbesit, dan lain lain, dan semuanya….

 

Malaikat terus mencatat…

Mungkin dengan rasa marah saat
menulis kisah kelam hidupku..

Mungkin dengan penuh bangga saat
menulis kisah terang yang kujalani..

 

Mm.. kita memang harus berpikir
dua kali sebelum bertindak, karena ternyata kita memang tak akan pernah
sendirian..

 

Kemarin kemarin.. saya merasa..

Ada saat-saat kita merasa kesepian..

Ada saat-saat kita merasa aman tidak ada yang
memperhatikan kita..

Ada saat-saat kita merasa tersembunyi dari
mata-mata dunia..

Ada saat-saat kita merasa sendiri,
sunyi,sepi...

 

Tapi setelah saya tidak bisa
tidur malam ini, saya jadi sadar..

Kita tak akan pernah sendirian..

 

Selalu ada yang menemani kita,
selalu ada yang melihat kita, selalu ada mencatat aktivitas kita..

Para
mahluk bersayap itu selalu hadir di dekat kita..

 

Kemudian saya menggigil, 

Mengingat ada lagi yang lebih
dekat dari itu, bahkan lebih dekat dari urat leher kita sendiri..

 

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang
dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih kepadanya daripada urat lehernya, 

(QS. Qaaf:16)

 

Perlahan saya mulai mengantuk..

Menggigil tadi perlahan hilang..

Karena kemudian timbul kesadaran
lain, kesadaran akan adanya ‘kehangatan Cinta’ yang menyelimuti tubuh ini..

Dalam setiap detik hidup saya..

Dan itu membawa kedamaian dalam
hati..

 

Temani aku terus ya Rabb,

Sadarkan aku di lalaiku..

Peluk aku di nakalku..

Belai aku di takutku..

Tuntun aku di butaku..

Sinari aku di gelapku..

Bimbing aku di sesatku..

Gapai tanganku di tengah tenggelamku..

 

Agar aku kembali memenuhi hidupku,

Dengan mengabdi kepadaMu..

 



Wassalam..
 

Ruli Amirullah
Feel the love of Ar Rahmaan
Wanna feel it? Join ESQ Training..
Ponsel: 085888509931
Office : 021 - 75915710
Email : [EMAIL PROTECTED]
Website : www.esqway165.com




      Get your preferred Email name!
Now you can @ymail.com and @rocketmail.com. 
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

Kirim email ke