Assalamu'alaikum wr.wb
   
  menyikapi soal fatwa ulama NU yang belum tahu kebenarannya memang perlu 
tabayyun yang arif, disini pasti ada hikmahnya, dimana kita semua ( baik itu 
NU, Muhammadiyyah, FPI, Persis, Salafy ) maupun yang lain. marilah kita sama2 
meninggalkan 'ashobiyyah. mari kita merujuk kembali kepada Qur'an dan Sunnah 
Rasulullah atas setiap apa saja yang kita lakukan, marilah kita bercermin semua 
hal dari Rasulullah baik dalam sholat maupun ibadah yang lainnya . SETUJU ???
   
  maaf bagi yang tidak berkenan 
wassalamu'alaikum wr.wb
handri yanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Assalamu'alaykum warohmatullohi wabarokatuhi,
Ya akhi, Syukron katsiro, antum telah mengingatkan saya untuk tidak menebar 
fitnah.
Astaghfirullahu.... . bila menurut antum ini adalah berita fitnah yang bukan 
dari Orang-orang NU , sebagaimana antum jelaskan maka, saya telah berbuat 
dholim mengirim berita yang bukan dari sumbernya. Dan saya memohon ampun kepada 
Allah azza wa Jalla atas kekhilafan saya karena tidak tabayyun dengan 
sumbernya. 

Tetapi ya akhi bila berita ini benar hanya Allah yang Maha Mengetahui tentang 
kebenaran. Tipu daya manusia tidak akan menandingi tipu daya Allah Subhanahu wa 
Ta'ala. Kebenaran selalu wujud ditengahnya kebatilan.Yang Haq adalah haq dan 
yang batil adalah batil.

Al Israa' (17)
-Ayat 81-

æóÞõáú ÌóÇÁ ÇáúÍóÞøõ æóÒóåóÞó ÇáúÈóÇØöáõ Åöäø?ÇáúÈóÇØöáó ßóÇä?ÒóåõæÞðÇ
Dan katakanlah: "Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap". 
Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap. 

Al Anbiyaa' (21)
-Ayat 18-

Èóáú äóÞúÐöÝõ ÈöÇáúÍóÞøö Úóáó?ÇáúÈóÇØöáö ÝóíóÏúãóÛõåõ ÝóÅöÐó?åõæó 
ÒóÇåöÞ?æóáóßõãõ Çáúæóíúá?ãöãøóÇ ÊóÕöÝõæä?lt;br> Sebenarya Kami melontarkan yang 
hak kepada yang batil lalu yang hak itu menghancurkannya, maka dengan serta 
merta yang batil itu lenyap. Dan kecelakaanlah bagimu disebabkan kamu mensifati 
(Allah dengan sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya). 

Yunus (10)
-Ayat 21-

æóÅöÐó?ÃóÐóÞúäó?ÇáäøóÇÓó ÑóÍúãóÉð ãøöä ÈóÚúÏö 
ÖóÑøóÇ?ãóÓøóÊúåõã?ÅöÐó?áóåõ?ãøóßúÑ?Ýö?ÂíóÇÊöäó?Þõáö Çááøåõ ÃóÓúÑóÚõ 
ãóßúÑð?Åöäø?ÑõÓõáóäó?íóßúÊõÈõæä?ãó?ÊóãúßõÑõæä?lt;br> Dan apabila Kami merasakan 
kepada manusia suatu rahmat, sesudah (datangnya) bahaya menimpa mereka, 
tiba-tiba mereka mempunyai tipu daya dalam (menentang) tanda-tanda kekuasaan 
Kami. Katakanlah: "Allah lebih cepat pembalasannya (atas tipu daya itu)". 
Sesungguhnya malaikat-malaikat Kami menuliskan tipu dayamu. 

Jazzakallahu khoir, atas peringatan antum. Inya Allah ana akan mencari tentang 
kebenaran berita tersebut.
Afwan Jiddan.
Barokallahu fiikum.
Wassalamu'alaykum warohmatullohi wabarokatuhu.





"Moh. Imam Santosa" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Maaf ini kan bulan suci Rhomadhon, jangan menebar fitnah

Regards,
Imam

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
On Behalf Of handri yanto
Sent: Tuesday, September 26, 2006 1:11 PM
To: [EMAIL PROTECTED]; [email protected]
Subject: [media-dakwah] Fatwa Ulama NU Jombang dalam berbagai amalan
Ibadah

Assalamu'alaykum warohmatullohi wabarokatuhu.

Sesungguhnya segala puji bagi Allah, kami memuji-Nya, meminta
pertolongan dan
ampunan kepada-Nya. Kami berlindung kepada Allah dari kejahatan
jiwa-jiwa kami
dan kejelekan amalan-amalan kami. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh
Allah,
maka tidak akan ada yang menyesatkannya. Dan barangsiapa disesatkan oleh
Allah,
maka tidak akan ada yang memberi petunjuk kepadanya.

Saya bersaksi bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan yang berhak untuk
disembah
kecuali hanya Allah saja, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi
bahwa
Muhammad adalah seorang hamba dan utusan-Nya.

Alhamdulillahirobbil aalamiin, berikut ini informasi dari saudara kita
dari Jombang mengenai fatwa ulama NU di Jombang. Semoga Allah Subhanahu
wa Ta'ala senantiasa memberikan taufiq dan hidayahnya serta meneguhkan
hati kaum muslimin agar senantiasa berpegang teguh kepada Al Qur'an dan
Sunnah yang shahih.

Wallahu musta'an
Wassalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh,
==============================================================

From: "Harlan C. Jaya" 
Subject: FW: FATWA ULAMA NU JOMBANG
Date: Fri, 15 Sep 2006 09:24:35 +0700

FATWA ULAMA JOMBANG
DALAM BERBAGAI IBADAH/AMALAN 

BEBERAPA FATWA ULAMA NU JOMBANG
Bismillahirrohmanirrohim
Kami Ulama dari Nahdatul Ulama Jombang, Jawa Timur setelah bermusyawarah
dalam masalah peribadatan umat Islam yang selama ini dianggap Ibadah,
amalan YANG TIDAK SESUAI dengan syariat Islam, setelah mengkaji ulang
beberapa kali dan mengkaji hadits-hadits, pendapat para imam, telah
mengambil keputusan untuk menghimbau, sekali lagi sifatnya menghimbau
kepada kaum muslimin di seluruh Indonesia khususnya kaum Nahdiyin agar
merubah secara bertahap amalan yang selama ini kurang sesuai dengan
syariat Islam, agar mengikuti fatwa kami sebagai berikut :

DALAM SHOLAT
1. Agar meninggalkan kebiasaan membaca "Usholli..." dengan suara
keras, karena niat itu pekerjaan hati cukup dalam hati saja.
2. Ba'da sholat, imam tidak perlu membaca wirid, Zikir, dengan
bersuara, cukup dalam hati dan imam ba'da sholat tidak perlu memimpin
DO'A BERSAMA dengan jama'ah. Imam dan jama'ah berdo'alah sendiri-sendiri
dalam hati.
3. Jama'ah ba'da sholat tidak perlu mencium tangan imam, cukup
bersalaman saja ( Catatan : bersalaman setelah sholat pun harus sedikit
demi sedikit ditinggalkan karena tidak ada dalilnya, kaum muslimin
seharusnya mengamalkan sunnah dengan mengucapkan salam dan bersalaman
sesama muslim pada saat bertemu satu dengan yang lainnya ) 
4. Dalam sholat subuh imam tidak perlu membaca do'a Qunut, kecuali
kalau ada sesuatu yang berbahaya terhadap kehidupan Umat Islam secara
keseluruhan.
5. Do'a Qunut boleh dibaca setiap sholat bila ada keperluan yang
bersifat darurat tidak hanya dalam sholat subuh.
6. Sholat Rawatib/Sholat Sunnat Qobliah/Ba'diah adalah sebagai berikut
Qobla Subuh, Qobla dan Ba'da Dzuhur, Ashar tidak ada rawatib, Ba'da
Magribh dan Ba'da Isya.

DALAM SHOLAT JUM'AT
1. Sebelum khotib naik mimbar tidak ada Adzan dan tidak ada qobla'
jum'at.
2. Ketika khotib duduk diantara dua khutbah tidak ada bacaan sholawat.
3. Ba'ada sholat jum'at imam tidak mempunyai kewajiban untuk memimpin
do'a untuk makmum dengan suara kuat. Silahkan imam dan jama'ah
berdzikir, wirid dan do'a masing-masing.
4. Dalam sholat jum'at tongkat yang selama ini dipakai khotib bukan
merupakan saran ibadah. Hanya kebiasaan dari khalifah Utsman, sekarang
dapat ditinggalkan.
5. sebelum khotib naik mimbar tidak perlu pengantar dan tidak perlu
membaca hadits Muhammad SAW tentang jangan berkata-kata ketika khotib
sedang khutbah, tapi sampaikanlah bersamaan dengan laporan petugas
masjid tentang laporan keuangan. Petugas khotib dan imam hal ini sebagai
perangkat laporan administrasi masjid, bukan proses ibadah sholat
jum'at.

DALAM SHOLAT TARAWIH/WITIR/TAHAJUD
1. Dalam bulan ramadhan diwajibkan shaum dan dimalam hari disunnatkan
sholat tarawih, witir. Yang selama ini masih ada yang berbeda pendapat
karena itu perlu diketahui himbauan ini.
2. Sholat Tarawih dilakukan Nabi Muhammad SAW sebanyak 8 raka'at dan 3
raka'at witir. Dapat dilakukan dengan cara 4-4-3.
3. Tidak disunnatkan membaca do'a bersama-sama antara raka'at.
4. Tidak dibenarkan antar jama'ah membaca sholawat nabi
bersahut-sahutan.
5. Sebelum Ramadhan tidak perlu sholat Tasbih, Sholat Nisfu Sya'ban,
sedekah ruah. Karena hadits tentang kedua sholat tersebut dho'if, lemah
dan berbau pada hadits maudhu (palsu). Karena terputus perawinya dan
sholat ini tidak pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW juga 4 sahabat.
6. Pada sholat witir dibulan Ramadhan tidak perlu ada Qunut ( Catatan
: adapun qunut witir merupakan sunnah yang tidak dibatasi kapan hari
mulainya pada bulan Ramadhan. Qunut witir dilakukan sebelum ruku ) .

DALAM UPACARA TA'ZIAH
1. Keluarga yang mendapat musibah kematian, wajib bagi umat Islam
untuk ta'ziah, selama tiga hari berturut-turut.
2. Kebiasaan selama ini yang melakukan hari ke-7, hari ke-40, hari
ke-100 supaya ditinggalkan. Karena ini tidak ada contoh dari Nabi
Muhammad SAW dan tidak ada tuntunannya. Upacara itu berasal dari ajaran
agama Hindu dan Budha, menjadi upacara drikerajaan Hiyang dari daratan
Tiongkok yang dibawa oleh orang Hindu ke tanah Melayu tempo dulu.
3. Dalam ta'ziah usahakan tidak ada makan-makan, cukup air putih
sekedar obat dahaga.
4. Acara dalam ta'ziah, baca surat al-Baqoroh ayat 152 sampai 160,
kemudian adakan tabligh yang mengandung isi kesabaran dalam menerima
musibah, tutup dengan do'a untuk sang almarhum, tinggalkan kebiasaan
baca surat Yasin bersama-sama, tahlil dan kirim Fadhilah. Semua itu
ternyata hukumnya bid'ah.

DALAM UPACARA PENGUBURAN
1. Tinggalkan kebiasaan dalam sholat jenazah dengan mengajak jama'ah
untuk mengucapkan kalimat bahwa "jenazah ini orang baik, khoir, khoir".
Hal ini tidak pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW dan tidak ada Hadits
sebagai pembimbing.
2. Tinggalkan kebiasaan ketika mengangkat jenazah turun naik tiga kali
sambil dibacakan surat Alfatihah.
3. Tinggalkan kebiasaan selama ini adanya bimbingan kepada mayat yang
sudah dalam kubur yang disebut dengan TALQIN.
4. Tinggalkan kebiasaan membangun kuburan dengan bangunan mewah.
5. Tinggalkan kebiasaan selama ini membaca kitab suci al-Qur'an (Surat
Yasin) diatas kuburan, kalau ziarah kekuburan bersihkan kemudian
berdo'a.

Demikianlah beberapa Fatwa yang kami simpulkan, karena masalah yang kami
kemukakan diatas, sangat banyak dipertanyakan dari berbagai dan terutama
dari keluarga besar Nahdiyin. Fatwa ini datang dari berbagai Ulama NU
yang berkumpul di Jombang dalam suatu pengajian, sehingga oleh KH
Mustafa Djalil dikumpulkan beberapa Ulama untuk membahas berbagai
masalah sehari-hari yang menjadi selang sengketa dikalangan umat Islam,
khusunya kalangan Nahdiyin, untuk menjadi pegangan sehingga dapat
diadakan bahan pertimbangan dan jangan melakukan perubahan dengan cara
yang kurang bijaksana, khawatir akan menimbulkan gejolak. Lakukan
sosialisasi Fatwa ini dengan diskusi dengan jiwa kebersamaan untuk
menuju kepada ibadah dan peramalan yang benar menurut syariat Islam.
Kepada saudara-saudara yang menerima Fatwa ini, agar memperbanyak Fatwa
ini dan disampaikan secara beranting ke sumua umat Islam agar segera
tersosialisasi dengan cepat.

Semoga Allah SWT menuntun kita kejalan yang lurus

Jombang, 1 Ramadhan 1423 H
1. KH. Mustafa Djalil
2. KH. Abdullah Siddiq
3. KH Mahfudz Siddiq
4. KH Abdullah Hasyim
5. KH Hasyim Basdan
6. KH A. Ridwan Hambal
7. KH Faturachman Sujono
8. KH Cholil Anshor
9. KH Tantowi Djauhari

Notulis pertemuan
Drs. H.M Sungkono 

---------------------------------
Get your own web address for just $1.99/1st yr. We'll help. Yahoo! Small
Business.

[Non-text portions of this message have been removed]

Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah.
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

**********************************************************************
This email and any files transmitted with it are confidential and
intended solely for the use of the individual or entity to whom they
are addressed. If you have received this email in error please notify
the system manager.

This footnote also confirms that this email message has been swept by
MailSecurity for the presence of computer viruses.

**********************************************************************


---------------------------------
Stay in the know. Pulse on the new Yahoo.com. Check it out. 

[Non-text portions of this message have been removed]



         

                                
---------------------------------
Want to be your own boss? Learn how on  Yahoo! Small Business. 

[Non-text portions of this message have been removed]






Ajaklah teman dan saudara anda bergabung ke milis Media Dakwah.
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/media-dakwah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/media-dakwah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke