--- In [email protected], "Alpha Bagus Sunggono" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Mbak fau, > bisa gak yah , menggunakan data lain sebagai pengimbang. > > Jadi gini. > Kemiskinan akan menimbulkan tingginya tingkat kejahatan. > Bagaimana kalo di compare dengan data Polisi, > tentang statistik tingkat kejahatan. > > Mustinya penurunan kemiskinan, > akan menurunkan tingkat kejahatan, > bukan begitu ? >
Itu namanya pake proxy (pendekatan) untuk mengestimasi sesuatu. BPS juga pake proxy data pengeluaran untuk menghitung kemiskinan. Semuanya bisa2 saja, tapi perlu diingat: 1. lebih akurat yang tidak pakai proxy. 2. hubungan Proxy dan yang di-estimate mesti didukung dg teori dan data empiris yang kuat. Menghitung kemiskinan menggunakan statistik kejahatan mempunyai kelemahan mendasar: 1. AFAIK, tidak ada teori dan data empiris yang kuat yg menyatakan kemiskinan pasti menyebabkan kejahatan. Jikapun ada, seberapa besar korelasinya? Kejahatan jenis apa saja yang berkorelasi dg kemiskinan? apa saja variabel lain yang mengontrolnya? 2. Statistik kejahatan sendiri mungkin underestimate. Banyak orang malas lapor polisi. 3. Diperlukan data time series, apakah proxy ini memungkinkan? salam, fau
