Sumber : Majalah SALAFY Edisi XVI/Dzulhijjah/1417/1997
Penulis : Al-Ustadz Ja'far Umar Thalib
Tulisan 5 dari 9 Bagian
2. Taqwallah
Yakni bertaqwa kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Ibnu 'Allan As-Shadiqi rahimahullah di dalam kitab beliau Dalilul Falihin jilid 1 halaman 246 menerangkan defenisi taqwa: "Ketaqwaan seorang hamba kepada Allah ialah dia menjadikan tameng perlindungan antara dia dengan perkara yang dia takuti akan mendatangkan adzab Allah dengan menunaikan perintah-perintah-Nya dan menjauhkan diri dari yang dilarang dengan sebesar kemampuan. Barangsiapa melakukan demikian ini maka dia termasuk orang-orang yang bertaqwa.... "
Syaikh Salim bin Ied Al-Hilali dalam kitab beliau Manhajul Anbiya' fi Tazkiyatin Nufus halaman 28 menyebutkan riwayat bahwa Umar bin Al-Khaththab bertanya kepada Ubay bin Ka'ab radhiyallahu 'anhuma tentang pengertian taqwa. Ubay menjawab : "Pernahkah kamu berjalan di suatu jalan yang banyak duri?" Umar menjawab: "Pernah." Ubay berkata lagi: "Lalu apa yang kamu lakukan?" Umar menjawab:"Aku berhati-hati dan berupaya sungguh-sungguh dalam menempuh jalan itu". Ubay selanjutnya menyatakan:"Maka begitulah taqwa."
Syaikh Salim mengomentari riwayat ini: "Oleh karena itu; taqwa itu adalah takut kepada Allah terus-menerus dan selalu berhati-hati serta menjaga diri dari duri-duri jalan... yaitu jalan kehidupan ini... yang berupa duri-duri syahwat dan kerancuan pemahaman. Demikian pula duri-duri berupa kengerian dan halangan-halangan dari pihak-pihak yang sesungguhnya tidak mampu memberikan kemanfaatan dan kemudharatan (yakni dari makhluk). Termasuk pula duri-duri berupa harapan dan angan-angan kosong kepada pihak yang sesungguhnya tidak mampu memenuhi harapan atau mengabulkan do'a (yakni makhluk)."
Maimun bin Mahram rahimahullah, seorang imam dari kalangan tabi'in menerangkan: Tidaklah seorang hamba Allah itu bertaqwa, sampai ia selalu membuat perhitungan terhadap dirinya sebagaimana dia membuat perhitungan terhadap koleganya dalam dagang, yaitu perhitungan tentang darimana makanannya dan pakaiannya (yakni menelitinya agar jangan tercampur dengan barang haram, pent).
Demikianlah keterangan ini diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dalam Sunnan-nya jilid 4 halaman 551, keterangan hadits ke-2459.
Ibnu 'Allan dalam kitabnya Dalilul Falihin jilid 1 halaman 246-247 merinci firman-firman Allah tentang orang yang bertaqwa: "Barangsiapa yang melakukan semua perbuatan itu maka ia adalah termasuk orang yang muttaqin (yakni orang-orang yang bertaqwa) yang Allah muliakan mereka di dalam kitab-Nya dengan:
- Pujian dan sanjungan sebagaimana firman-Nya: "... dan kalau kamu bersabar dan bertaqwa maka yang demikian itu termasuk perkara yang sungguh-sungguh. (QS. Ali-Imran ayat 186)
- Allah pelihara mereka dari musuh-musuhnya: "Kalau kalian bersabar dan bertaqwa, tidak akan merugikan kalian tipu daya mereka sedikitpun." (QS. Ali-Imran ayat 120)
- Allah menguatkan dan menolong mereka : "Sesungguhnya Allah membantu dan menolong orang-orang yang bertaqwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan. (QS. An-Nahl ayat 128)
- Jaminan keselamatan dari berbagai kesulitan hidup dan rizki yang halal : "Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah,Ia jadikan baginya jalan keluar (dari berbagai kesulitan) dan Ia beri kepadanya rizki dari arah yang ia tidak menduganya." (QS. Ath-Thalaq ayat 2-3)
Abu Dzar menyatakan :"Rasulullah shallallahu 'alayhi wa alihi wasallam membaca ayat ini kemudian beliau bersabda : "Hai Abu Dzar, kalau seandainya segenap manusia berpegang dengan ayat ini (yakni mengamalkannya) niscaya ayat ini akan mencukupi mereka."
- Allah akan memperbaiki amal mereka dan mengampuni dosa-dosa mereka : "Bertaqwalah kalian kepada Allah dan berkatalah dengan perkataan yang benar, niscaya Dia akan memperbaiki amal-amal kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian."(QS. Al-Ahzab ayat 70-71)
- Allah menjamin bagi mereka dengan dua jaminan : Rahmat-Nya dan cahaya : "Bertaqwalah kalian kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya. Dia akan memberi kalian dua jaminan dari rahmat-Nya dan menjadikan bagi kalian cahaya yang kalian berjalan dengan-Nya."(QS. Al-Hadid ayat 28)
- Diterima amal mereka : "Allah hanyalah menerima amal orang-orang yang bertaqwa" (QS. Al-Maidah ayat 27)
| Religion | Islam video | Islam book |
| Belief net | Beliefs | Islam matrimonial |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "mediasalafy" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
