Klo after sales service operator yg ke distro gw gak tau..tp so far, info dr 
milis yg gw ikutin sih, BB yang di beli dari Operator reparasi nya di 
singapore..

yang pasti mau BB, nokiyem kek atau HP merk lain yang nama nya BM (Black 
Market) ya gak bakalan ada yg mau nerima repair kecuali Kios Reparasi HP biasa 
(independen) yg banyak tersebar di mall2 yg banyak kios HP. 

BM = Own Risk, makanya harga HP Non Resmi (BM) dan Resmi terpaut jauh mengingat 
after sales service tersebut.

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On 
Behalf Of truthseeker
Sent: Wednesday, September 09, 2009 9:23 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [ninja_gokill] Breaking News untuk pemilik BB Distro

 

  

So Far yg resmi dari Operator after sales service-nya jg lari-nya ke Distro" 
check aja deh ? 

Lalu pertanyaan utk yg BM bukan garansi Distro atau Operator.. Apakah mau 
diterima Oleh RIM Indo yg sudah ditunjuk?

Salam Distro ? 

? RacingBerry™ | Ninja device competion use only 

  _____  

From: "Reza" <[email protected]> 

Date: Wed, 9 Sep 2009 09:00:05 +0700

To: <[email protected]>

Subject: [ninja_gokill] Breaking News untuk pemilik BB Distro

 

  

Jakarta - Pemerintah masih membekukan sertifikat impor milik 47 distributor 
ponsel BlackBerry yang ada di Indonesia. Jika belum juga membangun pusat 
layanan purna jual pelanggan, berarti importir paralel ini tidak boleh 
memboyong varian terbaru Gemini.

Kepala Pusat Informasi Depkominfo, Gatot S Dewa Broto, menuturkan pemerintah 
sejauh ini hanya mencabut pembekuan sertifikat A milik Research in Motion (RIM) 
selaku produsen prinsipal BlackBerry.

"Sementara izin untuk para importir paralel masih kami bekukan. Mereka juga 
harus membangun service center meski tidak sebesar milik RIM," ujarnya di 
gedung Depkominfo, Jakarta, Selasa malam (8/9/2009).

Langkah tegas ini memang harus diambil Depkominfo, kata Gatot. Sebab, untuk 
raksasa sebesar RIM saja pemerintah berani membekukan izin impornya, apalagi 
cuma sebatas importir paralel.

Sejak keran impor BlackBerry dibuka kembali, keempat operator yang jadi mitra 
resmi RIM, yakni Indosat, Telkomsel, Excelcomindo Pratama (XL) dan Natrindo 
Telepon Seluler (Axis) dilaporkan telah mulai mengajukan perizinan baru di 
Ditjen Postel.

Para pemilik sertifikat B tersebut, sudah tak sabar untuk memesan perangkat 
terbaru BlackBerry, yakni Gemini, untuk dipasarkan pasca Idul Fitri mendatang. 
Tiap operator, katanya akan mengorder barang minimal 20 ribu unit.

Varian Gemini yang rencananya dibanderol dengan harga sekitar Rp 3 juta 
diyakini akan mendongkrak jumlah pengguna BlackBerry di Indonesia. Saat ini, 
pelanggan layanan BlackBerry dari empat operator mitra RIM tersebut telah lebih 
dari 400 ribu pelanggan.

 

 



No virus found in this incoming message.
Checked by AVG - www.avg.com
Version: 8.5.409 / Virus Database: 270.13.83/2353 - Release Date: 09/08/09 
06:48:00

Kirim email ke