Quran Itu Bukan Berisi Wahyu Allah Karena Tak Bisa Diupdated !!!
Allah bukanlah existence melainkan hanya idea yang tidak pernah bisa exist.
Beda dalam pemahaman Phyllosofis dimana ide2 yang berpotensi exist dinamakan
sebagai "idea".
Sebaliknya, ide2 yang tidak mungkin bisa exist dinamakan "kepercayaan" atau
"keimanan". Oleh karena itu, bagaimana mungkin hal2 yang tidak bisa exist bisa
berubah.... apanya yang berubah???
Secara religious, terutama dalam Islam, maka Allah dikategorikan sebagai
produser, yaitu produser dari wahyu2 yang disampaikan oleh nabi2 yang bisa
ber-ubah2. Dengan kata lain, bahwa wahyu Allah dalam pemahaman Islam yang
aseli selalu berubah, kalo dulu ditunjuk sebagai utusan adalah Musa, kemudian
Isa, kemudian Muhammad, maka kemungkinan kemudian diutus Ghulam Ahmad sama
sekali tidak bisa disingkirkan.
Jadi jelas salah fatal kalo mempercayai Quran berisi Wahyu Allah yang tidak
bisa berubah, padahal umat Islam sendiri mempercayai bahwa Wahyu Allah bisa
berubah di updated dari Jerusalem ke Mekah.
> "rezameutia" <rezameu...@...> wrote:
> hukum allah tidak akan ada perubahan.
> bagaimana mungkin hukum allah bisa
> berubah? lu punya nggak sih??
>
Bacalah ulang tulisan saya yang sulit untuk dipahami untuk kecerdasan level
anda.
Allah itu sendiri simbolisme dari Hukum Alam itu sendiri. Tentunya Allah dan
hukum alam itu tidak berubah tetapi justru menjadi pengubah eksistensi alam itu
sendiri.
Allah itu produsen wahyu2, dan sama halnya dengan hukum alam ini memproduksi
perubahan2.
Itulah buktinya, wahyu2 bisa berubah, kalo dulunya shalat menghadap ke
Jerusalem sekarang menjadi menghadap ke Mekah. Kalo dulunya Yahudi kesayangan
Allah, sekarang dianggap musuh Allah. Kalo dulunya Allah mengutus Isa,
kemudian Allah mengutus nabi Muhammad, dan sekarang diutus nabi Ghulam Ahmad.
Itulah buktinya bahwa wahyu Allah bisa berubah bukan berarti Allahnya yang
berubah. Itulah sebabnya, dizaman nabi Muhammad, wahyu Allah tidak boleh
ditulis tapi dihafalkan karena setiap saat bisa turun wahyu baru yang di
updated.
Barulah kemudian setelah masuknya budaya Barat, maka wahyu Allah ditulis dan
dibukukan bahkan disucikan oleh umat Islam sehingga wahyu Allah tidak lagi bisa
diubah dan menjadi statis, disini membuktikan bahwa Quran bukan wahyu Allah
karena tidak bisa di updated.
Lalu kenapa Allah mula2 mengutus Isa, kemudian bisa berubah utusannya menjadi
Muhammad ??? Jawabannya jelas, wahyu yang dibawakan Isa di updated oleh
Muhammad.
Jadi darimana referensinya bisa menjadikan wahyu Allah kemudian tidak bisa di
updated oleh Ghulam Ahmad ???
Silahkan saja anda puter balik tulisan saya karena para pembaca lainnya khan
bisa menjadi hakim yang adil, mana yang jujur dan mana yang pendusta. Tidak
pernah ada yang bisa menyangkal kenyataan yang saya tulis ini meskipun dalam
konteks Islam itu sendiri.
Ny. Muslim binti Muskitawati.