saya tak pernah ndaftar ke milis ini. apa komkentar moderator milis ini? gentle kah anda?
--- On Sun, 2/21/10, muskitawati <[email protected]> wrote: From: muskitawati <[email protected]> Subject: -:: Milist NB::- Quran Itu Bukan Berisi Wahyu Allah Karena Tak Bisa Diupdated !!! To: [email protected] Date: Sunday, February 21, 2010, 8:19 PM Quran Itu Bukan Berisi Wahyu Allah Karena Tak Bisa Diupdated !!! Allah bukanlah existence melainkan hanya idea yang tidak pernah bisa exist. Beda dalam pemahaman Phyllosofis dimana ide2 yang berpotensi exist dinamakan sebagai "idea". Sebaliknya, ide2 yang tidak mungkin bisa exist dinamakan "kepercayaan" atau "keimanan". Oleh karena itu, bagaimana mungkin hal2 yang tidak bisa exist bisa berubah.... apanya yang berubah??? Secara religious, terutama dalam Islam, maka Allah dikategorikan sebagai produser, yaitu produser dari wahyu2 yang disampaikan oleh nabi2 yang bisa ber-ubah2. Dengan kata lain, bahwa wahyu Allah dalam pemahaman Islam yang aseli selalu berubah, kalo dulu ditunjuk sebagai utusan adalah Musa, kemudian Isa, kemudian Muhammad, maka kemungkinan kemudian diutus Ghulam Ahmad sama sekali tidak bisa disingkirkan. Jadi jelas salah fatal kalo mempercayai Quran berisi Wahyu Allah yang tidak bisa berubah, padahal umat Islam sendiri mempercayai bahwa Wahyu Allah bisa berubah di updated dari Jerusalem ke Mekah. > "rezameutia" <rezameutia@ ...> wrote: > hukum allah tidak akan ada perubahan. > bagaimana mungkin hukum allah bisa > berubah? lu punya nggak sih?? > Bacalah ulang tulisan saya yang sulit untuk dipahami untuk kecerdasan level anda. Allah itu sendiri simbolisme dari Hukum Alam itu sendiri. Tentunya Allah dan hukum alam itu tidak berubah tetapi justru menjadi pengubah eksistensi alam itu sendiri. Allah itu produsen wahyu2, dan sama halnya dengan hukum alam ini memproduksi perubahan2. Itulah buktinya, wahyu2 bisa berubah, kalo dulunya shalat menghadap ke Jerusalem sekarang menjadi menghadap ke Mekah. Kalo dulunya Yahudi kesayangan Allah, sekarang dianggap musuh Allah. Kalo dulunya Allah mengutus Isa, kemudian Allah mengutus nabi Muhammad, dan sekarang diutus nabi Ghulam Ahmad. Itulah buktinya bahwa wahyu Allah bisa berubah bukan berarti Allahnya yang berubah. Itulah sebabnya, dizaman nabi Muhammad, wahyu Allah tidak boleh ditulis tapi dihafalkan karena setiap saat bisa turun wahyu baru yang di updated. Barulah kemudian setelah masuknya budaya Barat, maka wahyu Allah ditulis dan dibukukan bahkan disucikan oleh umat Islam sehingga wahyu Allah tidak lagi bisa diubah dan menjadi statis, disini membuktikan bahwa Quran bukan wahyu Allah karena tidak bisa di updated. Lalu kenapa Allah mula2 mengutus Isa, kemudian bisa berubah utusannya menjadi Muhammad ??? Jawabannya jelas, wahyu yang dibawakan Isa di updated oleh Muhammad. Jadi darimana referensinya bisa menjadikan wahyu Allah kemudian tidak bisa di updated oleh Ghulam Ahmad ??? Silahkan saja anda puter balik tulisan saya karena para pembaca lainnya khan bisa menjadi hakim yang adil, mana yang jujur dan mana yang pendusta. Tidak pernah ada yang bisa menyangkal kenyataan yang saya tulis ini meskipun dalam konteks Islam itu sendiri. Ny. Muslim binti Muskitawati.
