Meski Kata "Kafir" Sama Tapi Arti Berbeda Dalam Quran Dan Bible
Meskipun dengan berbagai cara para ahli Bible berusaha untuk mengurangi atau
bahkan menghilangkan kata "Kafir", tetapi karena sudah menjadi istilah
religious yang membaku, maka istilah kafir ini masih tetap ada dalam Bible.
Dalam banyak kasus, para ahli Bible itu mengganti kata "kafir" ini dengan
istilah agama Kristen sendiri yaitu "Gentile".
Meskipun kata "kafir" itu sama2 tertulis dan terbaca dalam Bible dan AlQuran,
tetapi artinya sama sekali berbeda.
"Kafir" dalam Bible merupakan istilah untuk mereka yang dosanya belum ditebus
karena belum tahu bahwa Yesus adalah si penebus dosa. Jadi orang kafir dalam
pemahaman di Bible adalah mereka yang nantinya akan menerima Yesus sebagai
juruselamat si penebus dosa2 manusia.
"Kafir" dalam AlQuran juga merupakan istilah untuk mereka yang dimusuhi Allah,
mereka tidak mungkin bisa diterima dalam Islam karena dzat kaum kafir ini
asalnya dari setan yang selalu memerangi Islam.
Al Anfaal 8:55, Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah
ialah orang-orang yang kafir, karena mereka tidak beriman.
9:29. Perangilah orang-orang kafir (tidak beriman kepada Allah) dan
tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa
yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan
agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan
Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah[638] dengan
patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk
Surah 9:123, " Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang
di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan
ketahuilah, bahwasanya Allah bersama orang-orang yang bertaqwa.
Jelas sekali bedanya dari ayat Quran diatas dimana orang kafir dianggap lebih
buruk daripada binatang, sebaliknya dalam Bible justru orang kafir adalah
orang2 yang justru diharapkan untuk menerima Yesus sebagai penebus dosa. Juga
dalam ayat diatas jelas disebutkan bahwa orang kafir itu tidak beriman kepada
Allah sekarang atau dihari kemudian yang artinya, kalo ada orang kafir masuk
Islam sekalipun, cuma lah pura2 saja untuk menghancurkan Islam dari dalam.
Oleh karena itu, orang kafir adalah target untuk jadi korban pembunuhan dalam
agama Islam, sebaliknya orang kafir dalam Bible justru menjadi tujuan
penumpahan belas kasihan.
Itulah sebabnya, dalam Islam orang kafir halal dan berpahala untuk dibunuh,
Sebaliknya dalam agama Nasrani, orang2 kafir ini justru diajak untuk menerima
Yesus dengan mem-bagi2kan supermie.
Beda banget ya, dipancung dan dikasih Supermie itu jelas enggak sama. Seiapa
sih yang bisa menerima untuk dipancung??? Lain halnya dibagi supermie semuanya
tentu akan mengucapkan terima kasih tanpa harus menerima Yesus dulu untuk
mendapatkan supermie itu.
Bible enggak menyuruh umatnya untuk memerangi orang2 kafir, tapi Quran jelas
sekali bukan cuma satu ayat saja menekankan kewajiban umat Islam memerangi
orang kafir, membunuhnya, menipunya, bahkan juga memfitnahnya.
Jadi jangan heran kalo mualaf hajah Irene yang baru saja masuk Islam ternyata
tidak dipercaya, dia cuma digunakan untuk dakwah atau iklan agama Islam.
Ternyata hajah Irene ini dikuntit sampai ke Singapore dimana ternyata dia
berhasil difoto dengan memakai baju nun biarawati katolik. Memang sebelumnya
hajah Irene ini adalah seorang biarawati katolik yang akhirnya masuk Islam.
Memang, sebagai umat Islam saya sendiri sering menganjurkan orang2 kafir atau
orang2 yang bukan Islam yang selalu jadi korban penjarahan umatku, agar pura2
saja masuk Islam demi menghindari ancaman2 pembunuhan, penjarahan, pemerkosaan
dan pembakaran2 harta benda mereka.
Sikap umat Islam yang selalu memerangi dan memusuhi orang2 kafir tentunya wajar
kalo menimbulkan ketakutan dan kekuatiran, sehingga apa sih salahnya untuk
menyelamatkan diri ber-pura2 percaya Islam dan masuk Islam agar jangan jadi
korban para terorist Jihad Islam yang mengejar pahala dari darahnya orang2
kafir ini ???
Maka memang enggak bisa dihindari kalo akhirnya umat Islam mengalami perpecahan
yang hebat, karena makin tahun, makin lama makin banyak orang2 yang pura2 masuk
Islam sekedar untuk menyelamatkan jiwa mereka yang memang menghargai kehidupan
ini.
Saya pribadi sebagai seorang muslimah yang mengimani agama Islam dalam konteks
HAM, tidak mungkin menyalahi orang2 kafir ini yang masuk Islam karena ketakutan
terhadap kebiadaban umat Islam yang haus mengejar pahala yang dijanjikan
Allahnya.
Setiap orang berhak untuk menyelamatkan kehidupannya termasuk orang2 kafir ini.
Sedangkan Islam tidak memberi lowongan bagi orang2 kafir yang memang wajib
dimusnahkan bukan dikasih supermie atau diberi korma.
Begitulah, besar sekali beda arti kata "kafir" dalam Quran dan dalam Bible.
Yang satu berarti harus diperangi dan dibunuh, maka yang lainnya berarti harus
dibujuk dengan dikasih supermi atau korma.
Surah 47:4, apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan mereka
tetapi Allah hendak menguji sebahagian kamu dengan sebahagian yang lain. Dan
orang-orang yang syahid pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal
mereka. "
Ayat diatas ini enggak bisa ditafsirkan lain, bahwa membantai orang kafir
merupakan amalan dalam Islam yang tidak di-sia2kan Allah karena akan
mendapatkan pahalanya sebagai orang2 yang Syahid dijalan Allah.
Jadi hati2lah, kalo anda dituduh kafir dalam Islam, maka tempat anda cuma mati.
Sebaliknya, kalo ada orang Nasrani menuduh anda kafir, maka anda boleh
berbahagia karena artinya mereka mau mem-bagi2kan supermie.
Ny. Muslim binti Muskitawati.