hehehehehe pencucian otak,.. menyamakan persepsi dunia....

 

1. kenapa di indonesia itu ada sebutan dengan bapak pendidikan nasional (
padahal kualitas orang yang disebut bapak pendidikan nasional itu belum
tentu mampu menyaingi kualitas Pak Habibi)

2.  Kenapa sich Thomas Alfa Edison itu disebut penemu Listrik( padahal
Thomas itu hanya menemukan secuil  listrik dari yang sekarang ada di Dunia
ini)

3. Pada saat Pesawat terbang pertamakali diciptakan apakah sudah canggih
sepetri sekarang ini ( tidak kan)

4. Apakah pada saat penemuan pemintal benang ( mampu menciptakan perubahan
yang sangat besar seperti sekarang ini)

5. Kenapa Pak haro disebut sebagai bapak pembangunan, padahal kondisi di
indonesia itu belum apa2 kalau dibandingkan dengan negara-negara maju.

 

mereka semua adalah perintis, menciptakan sesuatu yang semula dianggap remeh
dan gak masuk akal,....

tapi dengan penemuan atau apa yang mereka usahakan mampu merubah dunia
menjadi seperti sekarang ini, atau bahkan nantinya akan lebih dahsyat lagi,

 

apabila kita berpikir, mungkin dulu penciptaan nuklir itu hanya  berupa boom
molotov, tapi sekarang nuklir menjadi senjata yang sangat dahsyat,...

( apakah dulu penemuan proses penciptaan nuklir langsung seperti sekarang
ini, bahkan Amerika pun menjadi kebakaran Jenggot, karena Noklir Iran?)

Begitu pula Nabi Muhammad, Beliau Adalah Perintis jalan menuju Terang.

Pada saat nabi menyebarkan islam tidak serta merta diterima, oleh kaum kafir
bahkan dicemooh, dan dimaki....

Tapi, Anda semua sekarang bisa lihat didunia ini, seberapa besar pengikut
nabi?

 

Jadi, secara kualitas, tidak mungkin nabi Muhammad bisa dianggap sama atau
lebih baik kualitasnya daripada manusia dizaman sekarang. Bahkan kalopun
mendadak nabi Muhammad hidup lagi, bisa dipastikan dia cuma jadi
pengangguran karena tidak punya keahlian apapun yang bisa dipertimbangkan
siapapun untuk memberinya kerja dan gaji.

kita ber andai-andai sekarang

1. seperti apa jika tomas alfa edison hidup pada jaman sekarang

2. seperti apa jika para penemu pesawat adalah hidup dijaman sekarang,

3. seperti apa jika penemu pemintal  hidup pada jaman sekarang

 

Logikanya, dulu aja mereka mampu menciptakan apa yang dulu orang belum mampu
memikirkan, apalagi jika mereka hidup dijaman sekarang

dan Kalaupun Nabi Muhammad Hidup pada jaman sekarang mungkin, simuskitawati,
pak wal, fey-fey dll gak akan menjadi pembangkang..

 

 

 

 

 

From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of muskitawati
Sent: Saturday, March 06, 2010 3:04 AM
To: [email protected]
Subject: -:: Milist NB::- : Milist NB::- Re: Muskitawati & Parmo sama2
Lucifer..........................was Re: Meski Kata "Kafir" Sama Tapi Arti
Berbeda Dalam Quran Dan Bible

 

  


Dizaman sekarang sudah sama2 sepakat bahwa sikap membedakan orang atau
disebut sebagai "diskriminasi" adalah tidak adil, tidak manusiawi, merupakan
pelanggaran etika moral dan juga dianggap melanggar HAM.

Tapi dilain pihak waktu kita melamar kerjaan, ternyata para pelamar itu
di-beda2kan, yang lulusan SMA gajinya lebih kecil dari yang bertitel
sarjana, seorang ahli dibidang tertentu bergaji lebih besar dari mereka yang
bukan ahli. Dan banyak lagi cara2 mem-beda2kan manusia atas berbagai dasar
kepentingan masing2nya.

Jadi diskriminasi yang dianggap melanggar HAM bukanlah tindakan atau sikap
yang mem-beda2kan manusia atas dasar gendernya, ras-nya ataupun atas dasar
agamanya. Karena mem-beda2kan manusia atas dasar predisposisinya yang
terkait dalam gender, ras ataupun agama inilah yang dianggap sebagai
pelanggaran HAM yang tidak boleh secara hukum dipraktekkan.

Dalam kehidupan itu sendiri, memang setiap manusia ber-beda2 dalam
kualitasnya itu sendiri dimana kualitas manusia satu bisa dimanfaatkan oleh
manusia lainnya dalam kaitannya meningkatkan kualitas kehidupan secara
keseluruhan itu sendiri.

Itulah sebabnya, mem-beda2kan manusia atas dasar gender, ras atau agamanya
sama sekali tidak memperbaiki kualitas kehidupan melainkan justru merusak
kehidupan itu sendiri.

Misalnya, pekerjaan kuli itu lebih banyak digunakan laki2 daripada perempuan
karena perempuan umumnya lebih lembah dari laki2, oleh karena itu kalo yang
diterima jadi kuli itu kebanyakan laki2 bukanlah karena adanya diskriminasi
gender melainkan dari test masuk lamaran kerja itu sendiri dimana wanita
banyak yang menolak melamar kerjaan jadi kuli dan laki2 lebih banyak
mendominasi lamaran jadi kuli. Tapi kalo ada wanita yang memang melamar mau
jadi kuli, maka salah kalo dia ditolak karena wanita, dia harus ditest dulu
kalo memang kuat kenapa harus ditolak??? Bahkan dalam banyak contoh wanita2
secara fisik ada yang lebih kuat daripada laki2.

Kaitan dengan kualitas tentunya berhubungan dengan pendidikan, latihan,
pengalaman, dan juga berhubungan dengan bakat2 alamnya. Oleh karena itu
wajar kalo dibandingkan dengan zaman purba dulu, maka rata2 manusia sekarang
yang semuanya lulus SMA ditambah dengan lingkungan yang penuh dengan
berbagai informasi seperti koran, majalah, TV, dan internet, maka tidak bisa
disangkal kalo kualitas manusia sekarang jauh lebih baik ribuan kali lipat
dengan manusia dizaman purba seperti dizaman kehidupan nabi Muhammad.

Jadi, secara kualitas, tidak mungkin nabi Muhammad bisa dianggap sama atau
lebih baik kualitasnya daripada manusia dizaman sekarang. Bahkan kalopun
mendadak nabi Muhammad hidup lagi, bisa dipastikan dia cuma jadi
pengangguran karena tidak punya keahlian apapun yang bisa dipertimbangkan
siapapun untuk memberinya kerja dan gaji.

> peni agustini <peni_agust...@...> wrote:
> tuh kan keliatan gobloknya nih orang
> kok mbedain dia ama Muhammad. jelas-
> jelas gak ada bedanya gitu loh! sama-
> sama manusia. terbukti to yang GOBLOK
> itu yang bilang manusia dibumi ini beda
> dengan Muhammad, wong sama manusianya
> kok. persamaan secara mendasar aja gak
> diakui, yakni manusia. apa dilahirkan
> dari titisan batu yang muncrat dari
> kawah gunung?? hahahahahahahaha
> 

Demikian juga meskipun Muhammad itu nabi, sama sekali tidak punya kualitas
untuk bisa disamakan dengan manusia sekarang yang jauh lebih baik
kualitasnya dari Muhammad dizaman dulu.

Nabi Muhammad tidak punya ijazah SMA, tidak pernah sekolah, bahkan buta
huruf tidak bisa membaca. Boleh jadi, nabi Muhammad juga buta warna,
berpenyakit kencing manis, juga allergi terhadap makanan tertentu, bahkan
mungkin dia seorang schizophrenic dimana kesemua gangguan ini hanya bisa
diperiksa oleh dokter ahli dengan bantuan alat2 kedokteran yang canggih dan
tidak berpengaruh untuk dianggap sebagai nabi meskipun dengan segala
kekurangan2 fisiknya. Nabi Muhammad itu berkulit hitam karena sepanjang hari
dari kecilnya hidup dibawah sinar matahari yang tajam, dia juga berbadan
pendek berhidung pesek. Diperkirakan tinggi badan nabi Muhammad hanya 149
cm, termasuk orang pendek dikampungnya sendiri dan dibawah rata2 tinggi
orang Arab diwaktu itu. Biasanya orang yang berbadan pendek badannya lincah,
pandai bawa diri, akalnya banyak, terkenal licik dan tidak pernah berterang
mengutarakan apa yang ada dalam pikirannya.

Jadi, Nabi itu bukanlah keahlian, bukanlah kelebihan, ada kalanya bisa jadi
merupakan kekurangan, dan bagi yang mempercayainya bisa saja menjadi
kelebihan, namun kelebihan2nya itu hanyalah merupakan khayalan atau angan2
mereka yang percaya yang tidak mungkin bisa dibuktikannya dengan uji coba
secara realistis dengan fakta2.

Ny. Muslim binti Muskitawati.



Kirim email ke