> "Sutarmin" <sutar...@...> wrote: > kalau aga pak wal sich silahkan, > karena agama kami kan sudah > sempurna jadi gak perlu proses > penyempurnaan lagi,. >
Agama kami itu agamanya siapa??? Islam Ahmadiah, Islam Suni, Islam Syiah, Islam Kurdi, Islam Kejawen, Islam Salamulah, Islam Jama'ah dll, lalu yang mana yang termasuk Islam kami yang sudah sempurna itu? Yang sempurna itu apanya? Ajaran agamanyakah yang sempurna atau umatnya yang menafsirkan ajarannya yang menjadi sempurna jiwanya ? Pada hakekatnya enggak ada agama yang sempurna, karena tidak ada manusia yang sempurna. Setiap manusia bisa menafsirkan agamanya secara ber-beda2 sehingga tidak mungkin ada "agama Kami yang sudah sempurna". Kita semua bisa membuktikan dengan menyaksikan bayi yang baru lahir yang masih belum sempurna, bayi ngompol karena system persyarafannya belum sempurna sehingga tidak bisa mengontrol reflek mau pipis, reflek lapar, reflek motoris anggauta geraknya, semuanya belum sempurna. Dengan berjalannya waktu, bayi ini berlatih melatih mengontrol semua system persyarafannya sehingga mampu dikendalikan sesuai dengan yang dikehendakinya. Disini jelas membuktikan, kesempurnaan menyempurnaakan bayi untuk bisa mengontrol diri sendiri secara fisik ataupun psikologis membutuhkan waktu, latihan dan makanan. Oleh karena itu mana ada manusia yang paling sempurna??? Orang yang latihan karate, kungfu, jujitsu atau Judo tentu lebih baik pengendalian dirinya terhadap fisik dan psikologisnya daripada mereka yang tidak berlatih. Jadi untuk menyempurnakan diri kita dipastikan perlu waktu dan cara latihan yang baik, makin baik latihannya akan juga makin baik pengendalian atas syaraf2 maupun mental kita. Lalu agama kita yang mana yang paling sempurna ??? Jelas agama teror bukan agama sempurna karena dikutuk semua umat beragama. Juga agama yang melanggar HAM bukan agama sempurna karena pelanggaran HAM adalah cacat malapetaka kemanusiaan yang harus dihilangkan dalam lebih menyempurnakan kehidupan seluruh umat manusia. Ny. Muslim binti Muskitawati.
