> "Sutarmin" <sutar...@...> wrote: > heheheh... gak pelu jawaban kan? > kalau anda mau tau,...pelajari AlQuran > dengan baik dan benar.. tapi aku tau > muskitawati,... bukan mau mencari tahu, > jadi ya gak perlu... dijawab,... toh > percuma,....energi terbuang dengan > percuma... >
Semua tulisan saya justru ditujukan kepada mereka semua yang sudah mempelajari Quran secara mendalam. Bagi mereka yang belum mempelajari Quran secara mendalam tentunya tidak rela untuk menjadi teror jihad. Saya itu memerangi teror jihad yang dihalalkan oleh Syariah Islam, baik jihad memerangi orang kafir, maupun jihad memberi sumbangan dana kepada pelaku2 teror jihad ini. Memang tidak bisa dibantah bahwa Syariah Islam sudah menjadi icon sebagai teror jihad Islam yang diperangi diseluruh dunia yang bersatu dalam kubu "war on terror". Islam sebagai agama teror bukan fitnah bukan meng-ada2 bukti2 korban sudah menumpuk, itulah perlunya saya menulis dalam membantu pemberantasan terorist. Sebagai seorang muslim saya memiliki resep jitu untuk memperbaiki Islam dimata dunia, yaitu menjalankan ibadah agama diatas landasan HAM. Artinya kalo Quran mengajarkan kita merendahkan penyembah berhala, maka dalam HAM kita justru harus menempatkan para penyembah berhala sederajat dengan kaum muslimin. Itulah sebabnya kita harus memberi ganti rugi kepada korban2 jarahan sesama Islam dari jemaah Islam Ahmadiah. Para pelaku pembakaran gereja2 juga harus memberi ganti rugi kepada para pemilik gereja tsb yang kita bakar itu. Inilah pemahaman Islam yang patriotik, manusiawi dan beradab berdasarkan HAM meskipun bertentangan dengan Syatiah Islam yang penuh kebiadaban yang dikutuk semua umat manusia didunia ini. Ny. Muslim binti Muskitawati.
