yeah muskitawati ngibul...

terus teroris buatan amerika dan israel,.. si Abdulmolek Rigi yang ditangkap
Iran itu sebagai teroris apa? bukankah dia itu teroris internasional....


 

 

Pengakuan Abdolmalek Rigi: CIA Dalang di balik Aksi Teror di Iran 

                        

 


Friday, 26 February 2010 

 

 

Fars News- Pemimpin teroris Jundullah, Abdolmalek Rigi mengaku bahwa para
petinggi Dinas Rahasia AS (CIA) menyatakan dukungan penuhnya terhadap
kelompok teroris lokal yang bersedia mengacau kodisi dalam negeri Iran. 

Meski demikian CIA menilai serangan militer ke Iran bagi AS sangat sulit.
Dalam pengakuannya, Rigi menyatakan, militer AS sangat membantu kelompoknya
untuk mengadakan sejumlah aksi teror di Iran guna menciptakan instabilitas
di negara ini. 

Ia mengaku pertemuannya dengan para petinggi CIA digelar sejak satu tahun
lalu. "Saya memberikan syarat bahwa ia bersedia bertemu dengan pajabat CIA
jika mereka siap membantu," demikian ditandaskan Rigi.

Akhirnya AS siap memberikan bantuan finansial dan militer serta membebaskan
milisi Jundullah. Ia menyebut markas dan senjata di dekat perbatasan Iran
dan Afghanistan adalah sejumlah kecil bantuan AS. Ia menegaskan bahwa AS
siap memberikan bantuan yang lebih besar lagi. Menurutnya para pejabat AS
menegaskan bahwa musuh mereka bukanlah Al-Qaeda dan Taliban namun Iran lah
musuh sebenarnya.

Rigi mengatakan, para pejabat AS menekankan mereka tidak mendapat kesulitan
untuk merancang perang di Iran, namun agresi militer ke Tehran adalah paling
sulit bagi Washington. "Para pejabat AS menandaskan bahwa CIA memandang
tinggi kamu (Rigi) dan siap bekerja sama dengan kamu, karena Washington
mengaku tidak dapat berbuat apapun terhadap Iran dan hanya kamu (Rigi) yang
dapat melakukan sesuatu untuk kami," ungkap Rigi.

Dalam pengakuannya Rigi menambahkan, salah satu pemimpin CIA mengatakan
kepada saya bahwa serangan militer ke Iran bagi AS sangat sulit, namun kami
siap mendukung kelompok teroris Iran untuk membuat kekacauan dari dalam. 

Ia juga mengungkapkan janji AS untuk membuat kantor di Dubai bagi dirinya
dan mendirikan pangkalan di wilayah Manas. Rencananya agen CIA akan
ditempatkan di pangakalan tersebut untuk mengadakan kontak dengan Rigi. 

Menurut Rigi, AS melihat kelompoknya mampu membantu usahanya untuk
menciptakan instabilitas keamanan di Iran, oleh karena itu mereka siap
memberikan pelatihan bagi anggota milisi Jundullah.02:42:07

 

From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of muskitawati
Sent: Tuesday, March 09, 2010 5:19 AM
To: [email protected]
Subject: -:: Milist NB::- : Milist NB::- RE: : Milist NB::- : Milist NB::-
Re: Muskitawati & Parmo sama2 Lucifer..........................was Re: Meski
Kata "Kafir" Sama Tapi Arti Berbeda Dalam Quran Dan Bible

 

  



> "Sutarmin" <sutar...@...> wrote:
> heheheh... gak pelu jawaban kan?
> kalau anda mau tau,...pelajari AlQuran
> dengan baik dan benar.. tapi aku tau
> muskitawati,... bukan mau mencari tahu,
> jadi ya gak perlu... dijawab,... toh
> percuma,....energi terbuang dengan
> percuma...
> 

Semua tulisan saya justru ditujukan kepada mereka semua yang sudah
mempelajari Quran secara mendalam.

Bagi mereka yang belum mempelajari Quran secara mendalam tentunya tidak rela
untuk menjadi teror jihad.

Saya itu memerangi teror jihad yang dihalalkan oleh Syariah Islam, baik
jihad memerangi orang kafir, maupun jihad memberi sumbangan dana kepada
pelaku2 teror jihad ini.

Memang tidak bisa dibantah bahwa Syariah Islam sudah menjadi icon sebagai
teror jihad Islam yang diperangi diseluruh dunia yang bersatu dalam kubu
"war on terror".

Islam sebagai agama teror bukan fitnah bukan meng-ada2 bukti2 korban sudah
menumpuk, itulah perlunya saya menulis dalam membantu pemberantasan
terorist.

Sebagai seorang muslim saya memiliki resep jitu untuk memperbaiki Islam
dimata dunia, yaitu menjalankan ibadah agama diatas landasan HAM. Artinya
kalo Quran mengajarkan kita merendahkan penyembah berhala, maka dalam HAM
kita justru harus menempatkan para penyembah berhala sederajat dengan kaum
muslimin.

Itulah sebabnya kita harus memberi ganti rugi kepada korban2 jarahan sesama
Islam dari jemaah Islam Ahmadiah. Para pelaku pembakaran gereja2 juga harus
memberi ganti rugi kepada para pemilik gereja tsb yang kita bakar itu.

Inilah pemahaman Islam yang patriotik, manusiawi dan beradab berdasarkan HAM
meskipun bertentangan dengan Syatiah Islam yang penuh kebiadaban yang
dikutuk semua umat manusia didunia ini.

Ny. Muslim binti Muskitawati.



Kirim email ke