Hari ini sebagian umat islam telah melaksanakan sholat Ied (Idul Adha) Dan saya salah satunya yang telah menunaikan, kenapa saya melaksanakan sholat ied hari ini?? dikarenakan kemaren sore selepas pulang dari kantor saya lihat diberita bahwasanya pada hari selasa, umat islam di arab yang sedang melaksanakan ibadah haji telah wukuf di arafah. Untuk itu saya berpendapat kalo gitu besok (hari rabu-red) maka seharusnya sudah masuk tanggal 10 dzulhijah alias hari raya idul adha. Dan kembali pertanyaan timbul dalam benak saya, sekali lagi mengapa pemerintah salah dalam menentukan hari raya umat islam??? Pemerintah seharusnya mengikuti fatwa yang dikeluarkan oleh Mahkamah Agung di arab saudi yang menetapkan hari arafah (9 Dzulhijah) pada hari selasa dan idul adha (10Dzulhijah) jatuh pada hari rabu. Kalo pemerintah bersikukuh untuk menetapkan hari idul adha jatuh pada hari kamis, maka acuan mana yang berlaku??? karena intinya ibadah haji adalah wukuf di arafah, sedangkan yang dimaksud pemerintah, arafah yang mana???
Sekarang coba kita berpikir secara global, mengapa pada saat merayakan hari AIDS sedunia, negara indonesia serempak merayakannya bersama dengan bangsa lain??? dan pada saat hari idul adha di indonesia berbeda dengan diarab????? jelas2 diarab adalah pusatnya ibadah haji dan arafah berada disana. Tetangga saya pun yang berada didubai menyatakan kalo hari rabu ini disana sudah merayakan idul adha. Jadi pertanyaannya, mengapa pemerintah bisa salah??? Dan mengapa pemerintah tidak berlaku global dalam hal ini dan tidak mengikuti apa yang benar??? dan juga arafah mana yang dimaksud oleh pemerintah???? Saya hanya menyampaikan yang benar menurut saya dan mungkin ada yang tidak setuju dalam hal ini. Tapi jiwa dan hati saya berontak jika tidak menyampaikan kebenaran. Kalaupun ada yang tidak setuju, saya akan hargai itu sebagai bentuk adanya perbedaan. Akhir kata "Perbedaan itu indah" dan kapanpun, siapapun yang menunaikan idul adha ucapannya tetap sama "SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1428H". "Oh, tuhanku aku mohon padamu untuk menganugerahiku pemahaman dan agar membuatku mampu membuat yang lain memahaminya" (Doa nabi Muhammad SAW ) Wassalam, Septian
