Melahirkan tanpa Rasa Sakit

*"Hypnobirthing digunakan untuk menekan atau menghilangkan rasa takut yang
pada akhirnya mengurangi atau bahkan menghilangkan rasa sakit."*

TIGA bulan lagi, janin yang berada dalam rahim Ratih (29), akan lahir ke
dunia. Senang sih, tapi ia ngeri juga jika mengingat proses melahirkan.
Langsung terbayang rasa sakit luar biasa yang akan diderita.

Pada proses kelahiran anak pertama, Ratih merasa dirinya tak mengalami
kodrat perempuan sesungguhnya karena melahirkan dengan cara operasi caesar.
Namun, untuk kehamilan anak kedua, dirinya bertekad ingin berjuang bagi sang
buah hati dan mengalami persalinan secara normal meski bayangan rasa sakit
tetap menghantui.

Melahirkan memang proses alami dan menimbulkan rasa sakit. Apalagi, para ibu
yang sudah memiliki anak "menularkan" cerita bahwa melahirkan secara normal
akan membutuhkan daya tahan tubuh yang kuat karena terlampau sakit.

Akibat panik dan stres, banyak perempuan yang merasakan sakit lebih parah
dari seharusnya. Ini disebut juga fear-tension-pain concept, yaitu rasa
sakit yang menimbulkan ketegangan atau kepanikan yang menyebabkan otot kaku
dan sakit. Tak heran jika ada juga perempuan yang melahirkan normal, namun
menggunakan bius epidural untuk mengatasi rasa sakit.

Sebenarnya, Ratih atau wanita hamil lain tak perlu cemas akan sakitnya
proses melahirkan. Kini bukan hal yang tidak mungkin, seorang perempuan
melahirkan normal tanpa rasa sakit, salah satunya dengan hypnobirthing.

Dalam talkshow "Melahirkan Tanpa Rasa Sakit dengan Metode Hypnobirthing" di
Hotel Ardjuna Jln. Ciumbuleuit Bandung, Minggu (24/2), inisiator program
hypnobirthing yang juga menjadi Clinical Hypnotherapist Lanny Kuswandi
mengatakan, nyeri saat melahirkan disebabkan rasa takut dari si ibu.

"Hypnobirthing digunakan untuk menekan atau menghilangkan rasa takut yang
pada akhirnya mengurangi atau bahkan menghilangkan rasa sakit," ujarnya.
Rasa takut membuat otot polos di dalam tubuh menjadi tegang, pembuluh darah
menyempit, pasokan oksigen berkurang, mulut rahim kaku, dan impuls sakit di
rahim bertambah.

**

Metode hypnobirthing sebenarnya sudah dilakukan pada era 1950-an di Amerika.
Pada 1987, seorang praktisi kesehatan yang mendalami pengobatan mind and
soul, Michelle Leclaire O'Neil, Ph.D., mulai melakukan penelitian yang
menghubungkan pikiran dan tubuh dengan kesuburan, kehamilan, kelahiran
prematur, dan depresi pascapersalinan. Menurut dia, hipnosis bisa digunakan
sebagai salah satu metode pendekatan kejiwaan yang memberi kesempatan pasien
untuk berkonsentrasi, fokus, relaks, sekaligus tetap sadar sepenuhnya saat
proses persalinan.

Pada perkembangannya, metode tersebut lebih dikenal dengan hypnobirthing.
Namun yang mematenkan nama hypnobirthing tak lain Marie F. Mongan, M.Ed.,
M.Hy., seorang hipnoterapis dan hipnoanestesiologi bersertifikat dari New
Hampshire, Amerika. Metode hypnobirthing yang diciptakannya merupakan
penggabungan dari metode hipnosis yang dilakukan sendiri (selfhypnosis) dan
proses kelahiran alami.

Hypnobirthing terdiri atas kata hypno (dari hypnosis) dan birthing
(melahirkan), diartikan sebagai seni dan keterampilan untuk meningkatkan
ketenangan pikiran sehingga dapat menghadapi persalinan dengan nyaman.
Dengan kondisi ibu yang tenang, ketenangan pikiran juga dirasakan bayi dalam
kandungan.

Dalam metodenya, hypnobirthing menekankan pada munculnya sugesti positif,
perasaan tenang, dan relaks. "Saat kondisi tenang dan relaks, otomatis otak
akan mengalirkan hormon endorfin yang mengurangi rasa sakit," ujar terapis
di Klinik Pro V dan Rumah Sakit Bunda ini.

Namun, jika rasa panik, takut, atau stres saat proses persalinan makin
menguat, otak akan mengalirkan zat yang menutup pengeluaran endorfin.
Semakin takut seseorang saat melahirkan, kian luar biasa pula sakit yang
akan dirasakan.

Hypnobirthing bisa dilakukan di usia kehamilan berapa pun. Namun, umumnya
dilakukan di usia kehamilan 7 bulan atau 2 minggu sebelum proses persalinan.
Bisa dilakukan dua kali sehari di saat pagi maupun menjelang tidur malam,
lamanya sekitar 10-15 menit. Tempatnya bergantung keinginan masing-masing
dan sebaiknya dilakukan berpasangan dengan sang suami agar tercipta hubungan
spiritual bersama.

Ada beberapa cara melakukannya hypnobirthing.

1. Posisi tubuh dibuat senyaman mungkin, dengan duduk atau berbaring
telentang atau miring. Jika berbaring, lakukan posisi menyamping ke kiri
agar dapat memperbaiki aliran darah ke rahim atau plasenta.

2. Kondisikan seluruh tubuh dalam keadaan relaks. Pejamkan mata dan mulai
bernapas dalam-dalam melalui hidung secara perlahan dan teratur. Kendurkan
otot-otot seluruh tubuh dan istirahatkan pikiran. Berkonsentrasilah pada
niat untuk melakukan relaksasi dan hypnobirthing.

3. Bayangkan dan niatkan proses persalinan yang menyenangkan dan
membahagiakan, proses bersalin yang lancar, serta membayangkan bayi mungil
yang sehat dan lucu.

4. Setelah kondisi relaks, tanamkan sugesti dan niat positif ke alam bawah
sadar. Misalnya, "Aku bisa melahirkan secara alami, lancar dan normal" atau
"Bayiku terlahir sehat."

5. Saat hendak selesai, biarkan otot-otot semakin relaks dengan menghirup
napas panjang dan buang napas perlahan lewat hidung. Kembali ke kondisi
normal dan siap melakukan kegiatan lain atau beristirahat.

6. Pada saat bersalin, tetaplah tenang, bernapaslah secara teratur,
selaraskan energi dengan datangnya kontraksi sehingga tenaga tidak terbuang
percuma.

Dengan metode hypnobirthing, rasa sakit yang dialami saat persalinan akan
berkurang atau bahkan tidak dirasakan sama sekali. Selain itu, ibu akan
mendapat ketenangan diri saat proses persalinan, dan memungkinkan ibu untuk
tidak berteriak/mengamuk/menjerit kala menahan sakit akibat kontraksi.

Selain itu, cara ini dapat mempersingkat masa proses bersalin, pascabersalin
cepat kembali pulih. Jika sang ibu sering melakukan hipnosis atau
berkomunikasi dengan janinnya, membantu kondisi janin terlepas dari kondisi
terlilit tali pusat atau letak sungsang. Misalnya, masukkan sugesti dan
ungkapkan, "Ayo, putar kepalamu ke bawah agar keluarnya mudah."

Rasa sakit yang dapat dikurangi dengan hypnobirthing bergantung "kepintaran"
sang ibu membuat tubuhnya relaks. "Kalau dia sudah terlatih rata-rata 50%
nyeri persalinan dapat dikurangi. Bahkan, kalau sudah sangat relaks dan
tenang rasa sakit dapat hilang," ungkap Lanny.

Menurut dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan, dr. Boy Abidin,
Sp.O.G., melahirkan merupakan suatu proses yang sangat kompleks, perlu
kesiapan mental dan semangat yang besar, ketenangan dan keyakinan kuat untuk
melahirkan bayi secara alami, di samping syarat proses persalinan normal
secara medis terpenuhi. "Di sinilah hypnobirthing berperan, membantu
memberikan kesiapan mental dan keyakinan untuk melahirkan secara alami
dengan rasa sakit yang minimal," katanya.

Hal tersebut, lanjut dia, ditemukan pada beberapa pasien yang sudah
menerapkan hypnobirthing selama proses persalinan. Persalinan berlangsung
secara lancar, relatif lebih cepat dan dengan keluhan nyeri yang sangat
minimal. "Hal ini juga sangat memengaruhi kualitas bayi yang dilahirkan,
bayi terhindar dari kekurangan oksigen (asfiksia) selama proses persalinan,
sehingga perkembangan otaknya pun lebih baik," ujarnya.

Untuk mendapatkan ilmu mengenai hypnobirthing, seorang penulis buku Evarini
Andriana sudah menyusun berbagai referensinya dalam buku Melahirkan tanpa
Rasa Sakit. Buku tersebut disusun berdasarkan pengalaman pribadinya setelah
menjalani hypnobirthing. ""Hasilnya jauh lebih baik daripada yang saya
bayangkan. Selain proses persalinan berjalan amat lancar, saya pun berhasil
mengubah diri dan pola pikir, termasuk menghadapi berbagai masalah dan
tantangan hidup," ujarnya.

Konon, melahirkan secara normal merupakan impian dan anugerah terindah bagi
semua ibu. Mulailah berlatih untuk relaks dan tenang lewat metode
hypnobirthing agar tidak mengalami rasa nyeri saat persalinan. Ternyata,
proses melahirkan itu bisa jadi menyenangkan. (Ririn N.F./"PR")***

Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/index.php?mib=beritadetail&id=13954



-- 
**********************************
Memberitakan Informasi terupdate untuk Rekan Milist
************************************

Kirim email ke