KIJA, karena tanahnya banyak, laku tuh kalo dijual..

--- In [email protected], "Bandar Bola"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Pak Agus, minggu lalu menanggapi tulisan Embah, saya menulis mengenai
> "Extreme Coupling Theory" tentang krisis global.
> Banyak para ahli dan di-amini oleh lebih banyak orang awam yang
berpendapat,
> bahwa keruntuhan Dow Jones akan meruntuhkan ekonomi seluruh dunia. Saya
> tidak setuju pendapat extrim ini.
> 
> Memang sich, kalo US sakit, semua akan kena dampaknya, tapi apakah semua
> harus ikut2-an mati, kayaknya nggak gitu2 amat dech. Awal minggu ini,
> terbukti ada bank besar sekelas HSBC yang masih mau beli perusahaan
bagus di
> Indonesia, Bank Ekonomi (BAEK), padahal semua juga tahu bahwa financial
> companies lagi tinggi2-nya risk-nya. Apakah HSBC geblek, atau justru
kita
> yang nggak ngeh? Time will tell. But for sure, mereka punya
kalkulator juga,
> dan kalo mereka berani beli BAEK dengan harga PBV yang premium (di atas
> BBCA, BBRI atau BDMN), pasti ada alasannya. Nah, kalo mereka aja berani,
> masak kita yg lokal yang memang hidup matinya di negeri ini, nggak
berani
> invest jangka panjang di perusahaan2 bagus (dan etis) lokal?
> 
> Bottom line adalah: even IHSG ke 100 besok, masih banyak sekali
perusahaan2
> yang akan tetap exist bahkan makin kinclong (apalagi kalo pesaingnya
pada
> klenger). Tinggal di-seleksi dengan akal sehat, jangan pake emosi.
> 
> Pertama2 seleksi sektornya, setelah dapat sektor yang akan survive, baru
> pilih "the best player(s)" di sektor tsb.
> Setelah itu silakan diatur teknik pembelian perusahaan2 bagus tsb:
mau beli
> one time, ditinggal 5 tahun (kayak Bung Rei), atau mau dicicil
setiap bulan,
> sumonggo... (asal jangan pake margin, kasihan anak istri pak).
> 
>  Just my 2 cents. Optimis sajalah, kata Pak T-Bum...
> 
> Regards,
> Bandar Bola
> 
> BTW, mari kita mulai diskusi sektor mana yang bakalan survive regardless
> IHSG mau ke 100 keq. Menurut Pak Agus, sektor apa yang bakalan survive?
> 
> 
> 
> 2008/10/22 Agus Partono [EMAIL PROTECTED]
> 
> >   Saya merindukan kehadiran para fundamentalist di milis OB kita
ini yang
> > dulu begitu getol dan memberi perhitungan harga wajar suatu saham yang
> > cukup komprehensif. Seperti Kang Ocoy, Pak Eka Suwandana, Pak IAN,
dll.
> > Bagaimana penilaian mereka thd harga saham2 sekarang ini?
> >
> > Apakah para fundamentalist itu ikut2an bersikap irrasional terseret
> > arus psikologi pasar?
> >
> > Salam,
> > Agus
> >
> > __._,_
> >
>


Kirim email ke