Saya 100% setuju dengan Pak BB.
Mana mungkin dunia stocks market ditutup?
Crash seberapa dalampun juga tetap masih eksis.

Karena stock market adalah gerbong ekonomi dari
setiap negara; bukan hanya uang investors/traders  saja yang
berputar disitu, tapi jutaan manusia yang berinvestasi
di mutual funds (reksadana), banks, insurance co. dan lain2nya...
semuanya berputar di stock market.

orang pintar seperti WB yang akan membeli
disaat-saat seperti itu, (bukannya kabur/menghilang ketakutan)
karena saat seperti itulah kita akan mendapatkan saham
murah. kapan lagi...?



2008/10/23 Bandar Bola <[EMAIL PROTECTED]>

>   Pak Agus, minggu lalu menanggapi tulisan Embah, saya menulis mengenai
> "Extreme Coupling Theory" tentang krisis global.
> Banyak para ahli dan di-amini oleh lebih banyak orang awam yang
> berpendapat, bahwa keruntuhan Dow Jones akan meruntuhkan ekonomi seluruh
> dunia. Saya tidak setuju pendapat extrim ini.
>
> Memang sich, kalo US sakit, semua akan kena dampaknya, tapi apakah semua
> harus ikut2-an mati, kayaknya nggak gitu2 amat dech. Awal minggu ini,
> terbukti ada bank besar sekelas HSBC yang masih mau beli perusahaan bagus di
> Indonesia, Bank Ekonomi (BAEK), padahal semua juga tahu bahwa financial
> companies lagi tinggi2-nya risk-nya. Apakah HSBC geblek, atau justru kita
> yang nggak ngeh? Time will tell. But for sure, mereka punya kalkulator juga,
> dan kalo mereka berani beli BAEK dengan harga PBV yang premium (di atas
> BBCA, BBRI atau BDMN), pasti ada alasannya. Nah, kalo mereka aja berani,
> masak kita yg lokal yang memang hidup matinya di negeri ini, nggak berani
> invest jangka panjang di perusahaan2 bagus (dan etis) lokal?
>
> Bottom line adalah: even IHSG ke 100 besok, masih banyak sekali perusahaan2
> yang akan tetap exist bahkan makin kinclong (apalagi kalo pesaingnya pada
> klenger). Tinggal di-seleksi dengan akal sehat, jangan pake emosi.
>
> Pertama2 seleksi sektornya, setelah dapat sektor yang akan survive, baru
> pilih "the best player(s)" di sektor tsb.
> Setelah itu silakan diatur teknik pembelian perusahaan2 bagus tsb: mau beli
> one time, ditinggal 5 tahun (kayak Bung Rei), atau mau dicicil setiap bulan,
> sumonggo... (asal jangan pake margin, kasihan anak istri pak).
>
>  Just my 2 cents. Optimis sajalah, kata Pak T-Bum...
>
> Regards,
> Bandar Bola
>
> BTW, mari kita mulai diskusi sektor mana yang bakalan survive regardless
> IHSG mau ke 100 keq. Menurut Pak Agus, sektor apa yang bakalan survive?
>
>
>
> 2008/10/22 Agus Partono [EMAIL PROTECTED]
>
>>   Saya merindukan kehadiran para fundamentalist di milis OB kita ini yang
>>
>> dulu begitu getol dan memberi perhitungan harga wajar suatu saham yang
>> cukup komprehensif. Seperti Kang Ocoy, Pak Eka Suwandana, Pak IAN, dll.
>> Bagaimana penilaian mereka thd harga saham2 sekarang ini?
>>
>> Apakah para fundamentalist itu ikut2an bersikap irrasional terseret
>> arus psikologi pasar?
>>
>> Salam,
>> Agus
>>
>> __._,_
>>
>  
>

Kirim email ke