Dalam email saya sebelumnya saya bilang "Salah satu wacana yang mengemuka 
adalah rencana dipisahkannya "perbendaharaan" (business process) dari Sistem 
Informasi....."
   
  Ada satu lagi wacana reog yang pada hari ini (8 Februari 2007) jam 18.30 akan 
dibahas, yakni penggabungan antara PDI dan PPP karena sama-sama mengelola dana 
investasi.
   
  Apakah wacana reog yang ini pantas kita beri apresiasi?
   
  Salam,
  budisan
Hermawan Moudy <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Dear milis juga,

Saya ingin menggarisbawahi satu kata dari pak Budisan yaitu "konon". Konon 
katanya DSP terlalu berat menanggung perbendaharaan dan sistem informasi 
sehingga harus direog, konon kataya (kata ibu menteri) Ditjen Perbendaharaan 
terlalu berat menanggung pengelolaan utang dan aset sehingga harus direog jadi 
DJPU dan DJKN. Bukankah load itu fungsi dari massa(berat) dan kemampuan untuk 
menanggungnnya? banyak koq pengangguran tersamar di Kantor Pusat, Kanwil atau 
KPPN, kalo nggak percaya silakan para bos cek ke lapangan pasang kamera CCTV 
dan hitung effective time & motion dari tiap pegawai. Dari segi kuantitas saya 
yakin kita tidak lack of human resource, dari segi kualitas (walau dapat 
diperdebatkan) saya yakin kita juga tidak kekurangan. Kayaknya kita ini lack of 
self regulation.
Bagaimana reposisi pegawai pada tempat sesuai kapabilitasnya, menentukan 
standar kerja (apa yg dikerjakan, bagaimana prosesnya, hasil yg harus 
dipenuhi,dan kompensasi yg diberikan) untuk setiap pegawai, desain tugas pokok 
dan fungsi yang dinamis dengan time horizon yg lengkap (short,mid,long), 
menurut saya lebih penting daripada reog (restrukturisasi?) berulang-ulang.
Saya berpendapat DJPU dan DJKN adalah kecelakaan yang memarginalkan kita dimata 
ibu menteri, seharusya sebagai treasurer kita menguasai (mengelola) setiap item 
dari neraca; fixed asset,liabilities, debt,cash,ownership; termasuk akunting 
prosesnya (pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan ditjen pbn, ). Dan 
kecelakaan juga bagi pak badarudin dkk kalo DSP yg baru mulai sudah dianggap 
nggak mampu menjalankan tugasnya.
Yah kalo memang mau direog, reog sajalah, DJA (dulu) yg begitu besarnya 
sekarang tinggal berpecah-pecah saja bisa direog tetep saja kita selamat aman 
tentrem kerta raharja, gaji gede tc gede. 
Amin.
Ini reply tapi panjang bener yah... sori yah rekan milis, semoga bermanfaat.

best rgds,

moudy
-----


      Recent Activity
    
      3
  New Members

Visit Your Group 
      Give Back
  Yahoo! for Good
  Get inspired
  by a good cause.

    Y! Toolbar
  Get it Free!
  easy 1-click access
  to your groups.

    Yahoo! Groups
  Start a group
  in 3 easy steps.
  Connect with others.



  .

 
         

 
---------------------------------
Sucker-punch spam with award-winning protection.
 Try the free Yahoo! Mail Beta.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke