Mungkin ini sebagian cerita dari rekan-rekan kita yang berjuang menjalani hidup 
dan kehidupan, liku-liku dalam melaksanakan tugas dimanapun kita 
berada.......berbagai hal yang dihadapi dalam berjuang.......demi sebuah 
cita..........hari esok lebih baik dari hari ini....
   
  Kawanku Nugroho, apakah sudah "mengoptimalkan ikhtiar / usaha " misalnya 
dengan mengajukan pindah tugas atas permintaan sendiri ke tempat yang 
memungkinkan untuk terapi anak sekaligus berkumpul dengan keluarga? kemukakan 
alasan permintaan pindah tsb......mudah-mudahan ada "jalan 
keluar"...sesungguhnya dibalik kesulitan itu ada kemudahan......
  sehingga tidak terburu-buru memutuskan untuk keluar dari DJPBN...........coba 
renungkan alternatif -alternatif lain....pertimbangkan dampak baik buruk , 
prospek ke depan, dll.....bicarakan dengan istri..., keluarga terdekat......, 
sharing dengan teman....
   
  Mungkin sementara sekian dulu sekelumit sumbang saran saya...
  mudah-mudahan sedikitnya dapat bermanfaat.....
  jangan lupa minta petunjuk kepada yang kuasa untuk ditunjukkan "jalan terbaik"
  Salam 
  

[EMAIL PROTECTED] wrote:
          Kepada Teman2 DJPBn,

Nama saya Nugroho, anak pertama saya Bintang Hanan Razan saat ini berumur 4 
tahun mengalami autis, berbagai cara sudah kami tempuh sejak umur Bintang 2 
tahun 3 bulan diantaranya pemeriksaan telinga, terapi wicara di klinik tumbuh 
kembang, terapi akupunktur di Prof Hembing Wijayakusuma, dan terakhir terapi di 
klinik Mandiga (dekat BPPK Purnawarman). Namun perkembangannya sangat minim 
sampai ibunya khawatir sekali. Berbagai Playgroup sudah kami coba supaya 
Bintang mengenal lingkungannya, tapi bukannya bantuan yang didapat malahan 
penolakan baik cara halus maupun kasar dengan berbagai alasan.
Mulai bulan Oktober 2006 saya dipindahtugaskan ke KPPN Luwuk Sulawesi Tengah 
sebagai pelaksana. Sekarang tugas nganterin ke Klinik Terapi pindah ke istri 
saya karena mereka (istri dan 2 anak saya) tinggal di Jakarta. Tiap Selasa dan 
Kamis berdua naik motor dari kebayoran lama ke tmp klinik sementara adiknya 
(umur 1 tahun) dititipin di sebelah rumah. Pusing mikirin mereka karena istri 
saya harus berjuang sendiri (saudara pada mikirin urusannya sendiri) dan biaya 
terapi tidak sedikit ditambah menu makanan khusus untuk anak autis.

Mudah2an kami sekeluarga diberikan kekuatan untuk menyelami hikmah apa yang 
terkandung.

Saya cerita disini karena mungkin ada secercah harapan apapun bentuknya baik 
itu nasihat atau apa saja agar saya kuat bertahan disini, karena saat ini sudah 
sampai diujung tanduk keputusan untuk pulang ke jakarta dan keluar dari djpbn. 
Gila mikirin ini... 

Terima kasih

Nugroho Juli Purnama
KPPN Luwuk
Hp. 0813 85 15 19 14



         

         
---------------------------------
Looking for earth-friendly autos? 
 Browse Top Cars by "Green Rating" at Yahoo! Autos' Green Center.  

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke