Bukan menuduh, dan juga bukan panas2an. Kebanyakan yang pindah itu eks-prodip.
Tapi yang tersisa di PBN juga masih dominan Prodip. Eks-prodip identik dengan kualitas yang setara. Saya rasa . kita yang tersisa di PBN juga bukan kualitas 'tertinggal' apalagi 'sampah' Kualitas lebih yang diminta eselon 1 lainnya tidak lebih hanya faktor 'kedekatan' dan faktor 'informasi' saja Jadi mereka bisa pindah ke eselon 1 lainnya. Silahkan rekan-rekan bisa terlecut untuk membuktikan ke bu Sri (saya manggil beliau seperti ini) bahwa dengan TKT PBN yang ndak jelas, SOP yang ndak tau kapan selesainya. Layanan kepada satker tetap diutamakan, dan kepuasan atas layanan itu yang utama. Jangan sampai muncul asumsi tambahan bahwa yang menghambat pencairan APBN itu Ditjen PBN alias KPPN Monggo. biar satker2 nanti yang ngomong : "Pelayanan di KPPN menyenangkan kok" Ndak usah nunggu Pak Siswo dan Pimpinan yang Rapim balik untuk membuktikan ini kan ? Jika ini saja tidak bisa. well . Berarti kita adalah benar-benar pegawai 'sisa' dan mungkin adalah 's*mp*h' . ---- jamur_kuping h4nafi [at] depkeu.go.id ym : h4nafi This e-mail may contain trade secrets or privileged, undisclosed, or otherwise confidential information. If you have received this e-mail in error, you are hereby notified that any review, copying, or distribution of it is strictly prohibited. Please inform us immediately and destroy the original transmittal. Thank you for your cooperation. From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Budi Santoso Sent: 12 April 2007 12:02 To: [EMAIL PROTECTED] Subject: [Perbendaharaan List] Talkshow Menkeu Dalam Rapim DJPb Luar Biasa? Bagi mereka yang sudah mengenal dekat dengan Sri Mulyani Indrawai, yakni Menkeu yang dikenal sifat keterbukaan (ceplas-ceplos dan blak-blakan)-nya tentu acara talkshow pada pembukaan rapim DJPb tersebut bukan merupakan sesuatu yang luar biasa. Tetapi bagi sebagian besar Kepala KPPN/Kanwil yang baru pertama kali melihat secara langsung bagaimana Bu Menteri bicara tentu sependapat bahwa penampilan Bu Menteri saat itu memang sungguh luar biasa. Bayangkan setelah sekitar 1 jam memberikan sambutannya yg dimulai sekitar jam 20.30, Bu Menteri masih tetap antusias untuk meladeni pertanyaan-pertanyaan para pimpinan DJPb hingga menjelang tengah malam. Cerita tentang pengalamannya bergaul dengan menkeu Negara-negara lain sangat menarik. Ia bicara seolah-olah para pimpinan DJPb yang hadir tersebut adalah teman-teman lamanya. Sebuah komunikasi antara atasan dan bawahan yang, menurut saya, cukup efektif. Ada beberapa ucapan/pendapatnya yang hingga kini masih ada dalam ingatan saya. Pertama, ia ingin suatu saat dicatat dalam sejarah sebagai Menkeu yang pernah mencoba melakukan secara sangat serius upaya reformasi birokrasi (termasuk kebijakan remunerasinya) di lingkungan depkeu. Walaupun hasil akhirnya barangkali berujung pada kegagalan. Kedua, ia merasa mempunyai utang kepada republik, antara lain untuk membuat Indonesia dihormati (tidak dicurigai, dilecehkan dan dikomentari secara sinis) oleh bangsa lain (Amerika, Eropa, dan bangsa-bangsa maju lainnya). Ketiga, berhasil tidaknya kebijakan remunerasi di depkeu tergantung pada kepercayaan publik (public trust) kepada perubahan sikap/mental para pegawai depkeu, terutama yg pekerjaannya adalah memberikan pelayanan terhadap masyarakat. (So please, help me.) Keempat, peringatan kepada Pak Siswo (Sekditjen) bhw semangat/tekad DJPb belakangan ini untuk menjadi unit pengekspor pegawai untuk unit-unit eselon I lainnya (DJA/DJKN/DJPK/DJPU) hendaknya tidak akan mengakibatkan pegawai DJPb yg tersisa adalah pegawai sampah, karena yg diminta oleh unit eselon I lainnya adalah yg (ter)baik; Kelima, ....saya kira banyak teman-teman lainnya yg hadir pada acara tersebut dapat menambahkan daftar pesan yg disampaikan oleh Bu Menteri (Pak Hari, mohon ditambahkan pesan Bu Menteri utk diketahui oleh teman-teman kita di milis ini..) Salam, budisan --------------------------------- 8:00? 8:25? 8:40? Find a flick in no time with theYahoo! Search movie showtime shortcut. [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
