Saya jg sudah baca, di berita memeng tidak ada nama KPPN (saya copykan) "Laporan tersebut sangat relevan dengan hasil Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2006 lalu yang juga dirilis TII. Pengadilan dilaporkan merupakan lembaga yang paling tinggi tingkat inisiatif meminta suap. Peluang pengadilan itu mencapai 100%, disusul Bea Cukai 95%, Imigrasi 90%, Badan Pertanahan Nasional (BPN) 84%, polisi 78%, dan pajak 76%." http://www.ti.or.id/news/51/tahun/2007/bulan/06/tanggal/02/id/1214/ Tetapi kl dilaporan Todung Mulya Lubis memang ada KPPN, kl saya tidak salah hitung, KPPN berada d posisi 7, bukan posisi 5 seperti yg saudara Amirsyah sebutkan, mohon koreksi jg! (saya copykan jg).
Inisiatif Melakukan Suap No. Institusi Praktik Suap Diminta Menawarkan 1 Dinas Kesehatan-Pemda 8% 43% 57% 2 Dinas Pendidikan Pemda 21% 53% 47% 3 Dinas Tenaga Kerja Pemda 26% 84% 16% 4 Dinas Kimpraswil Pemda 34% 82% 18% 5 Pemda (Selain dinas di atas) 38% 79% 21% 6 Insititusi urusan ijin usaha* 31% 82% 18% 7 Pelayanan Air (PAM) 18% 43% 57% 8 Pelayanan Listrik (PLN) 25% 57% 43% 9 Pelayanan Telepon (Telkom) 18% 52% 48% 10 Pelayanan Pajak 23% 76% 24% 11 Pelayanan Imigrasi 47% 90% 10% 12 Pelayanan Bea Cukai 43% 95% 5% 13 BUMN/BUMD (selain diatas **) 10% 76% 24% 14 Polisi 55% 78% 22% 15 Peradilan 51% 100% 0% 16 Militer 53% 80% 20% 17 BPN/Badan Pertanahan Nasional 48% 87% 13% 18 BPOM 16% 46% 54% 19 KPPN 34% 86% 14% 20 DPRD 44% 90% 10% http://www.ti.or.id/document.php/document/article/507/73/ Demikin, semoga bermanfaat. Salam, kank_anam --- In [email protected], Yoesoef <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Saya sudah baca berita tentang hal ini di situsnya TII, tapi kok nggak ada disebutkan KPPN, yang ada malah BPN (Badan Pertanahan Nasional). > Mungkin saya yang kurang teliti membacanya atau temen2 lain ada yang menemukannya. > > Salam, > > Yusuf > Angg 97, lagi BKO di KPK > > > nurman_soldier <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Saya yakin tema-tema seperti ini ga bakalan diminati. > Ujung-ujungnya hanya nyalahin media. Ga objektif kek, ga mewakili kek. > Bagi saya emang praktek-praktek di kantor kita itu memang sudah sangat > memuakkan. Kadang kalau liat kayak ga punya harga diri ja minta- minta. > > Tapi apalah daya daku ini. Pelaksana/Prajurit atau Kacung seperti saya > bisa apa. Ya himbauan untk temen2 semua yang masih memmpunyai hati > nurani, minimal kita mulai dari kita sendiri dulu.... > > > > > > > --------------------------------- > Ready for the edge of your seat? Check out tonight's top picks on Yahoo! TV. > > [Non-text portions of this message have been removed] >
